Sinergi Medco Energi dan Kelas Trubus Tingkatkan Kapasitas Digital Pendidik di Kepulauan Sumenep

Medco Energi Madura Offshore Pty Ltd dan Medco Foundation bermitra secara rutin bermitra dengan berbagai Non-Governmental Organization (NGO) untuk mendukung komitmen tanggung jawab sosial, lingkungan, hingga transisi energi. Salah satunya adalah dengan Bina Trubus Swadaya melalui Kelas Trubus, unit implementasi program yang bergerak di bidang literasi dan pelatihan. Setelah sukses berkolaborasi dengan berbagai program sosial dan lingkungan, kini Kelas Trubus kembali diamanatkan untuk memberikan pelatihan Literasi Digital dan Deep Learning.

Pelatihan yang berlangsung pada 8—9 Juli 2026 ini menyasar para guru sekolah menengah dari Pulau Giligenting dan Giliraja, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Wilayah kepulauan seperti Giligenting dan Giliraja dinilai masih membutuhkan perluasan akses terhadap program peningkatan kapasitas pendidik, khususnya di bidang teknologi. Oleh karena itu, kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah daerah sangat diperlukan demi mempercepat pemerataan kualitas pendidikan.

Field Relation and Community Enhancement Manager Medco Energi Madura Offshore, Hartono, menjelaskan, pelatihan ini dilakukan untuk mendongkrak mutu pendidikan lokal. Hal ini sejalan dengan upaya mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Target ke-4, yaitu pendidikan berkualitas.

“Kami percaya kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kapasitas guru. Melalui pelatihan ini, besar harapan kami, para pendidik semakin mampu menghadirkan pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan relevan dengan perkembangan teknologi. Dengan begitu, program ini dapat memberikan manfaat bagi siswa, khususnya di wilayah kepulauan,” ujarnya.

Program pelatihan literasi digital ini diikuti oleh 30 guru SMP dan MTs guna mendukung implementasi pembelajaran berbasis Deep Learning. Selama dua hari, tim fasilitator dari Kelas Trubus membawakan materi secara interaktif. Selain berdiskusi, para peserta juga mempraktikkan penggunaan perangkat digital hingga menyusun rencana pembelajaran yang siap diterapkan di masing-masing sekolah.

Education & Literature Program Lead, Medco Foundation, Oktin Catur Palupi, menekankan pentingnya ketepatan sasaran program ini. “Guru-guru di sekolah negeri biasanya sudah banyak menerima program pelatihan dari pemerintah. Oleh karena itu, pelatihan ini kami persiapkan secara khusus sebagai bentuk perhatian bagi para guru sekolah swasta,” ungkap Oktin.

Ia juga menambahkan, pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan komunikasi publik ini merupakan pengalaman pertama bagi para peserta. Teknologi AI sendiri digadang-gadang akan merevolusi dunia karena kemampuannya dalam mempermudah akses informasi hingga analisis data.

Materi yang segar dan aplikatif mendapat respons positif dari para guru. Sriatun, Guru Bahasa Indonesia di MTs Toha Praktika, menyatakan ketertarikannya untuk segera mengaplikasikan metode baru ini di kelas. Pasalnya, materi pembelajaran deep learning di tempatnya mengajar masih sangat minim. Keterbatasan tersebut bukan menjadi ketidakmampuan tenaga pendidik, melainkan akibat kendala jaringan internet.

“Materi pelatihan yang saya terima sangat bermanfaat. Saya berharap pelatihan ini dapat semakin mendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah kami, sehingga pemahaman tentang AI bisa meningkatkan kapasitas intelektual siswa-siswi kami,” tuturnya.

Apresiasi serupa disampaikan Guru Matematika di MTs Al-Ma’Arif, Taufik Rahman. “Pelatihan ini sangat bagus dan kami merasa sangat puas, terutama di tengah keterbatasan kami di Pulau Giliraja. Kegiatan ini melahirkan ide-ide baru bagi saya untuk menunjang proses belajar mengajar secara interaktif. Siswa akan tertarik dan jika sudah tertarik, mereka akan menyukai pelajaran itu,” ujarnya.

Meskipun demikian, penerapan teknologi AI di wilayah kepulauan tidak bebas dari tantangan. Para guru harus berhadapan dengan keterbatasan jaringan internet dan pasokan listrik yang umumnya hanya menyala pada malam hari. Kendati menghadapi kendala infrastruktur tersebut, para pendidik tetap optimis untuk menerapkan ilmu yang mereka peroleh demi kemajuan siswa.



Tinggalkan Balasan