- September 17, 2026
- Posted by: Astri
- Categories: Articles, Artikel, Events, Peristiwa
Upaya mendorong keberlanjutan tidak cukup berhenti pada strategi dan komitmen. Dampaknya perlu hadir dalam bentuk gerakan yang menyentuh masyarakat dan lingkungan. Perspektif tersebut menjadi bagian dari pesan yang dibawa Trubus Bina Swadaya (TBS) dalam The 11th Sustainability Practitioner Conference (SPC) yang berlangsung di Assembly Hall, Menara Mandiri, Jakarta, Rabu (16/9).
Sebagai anggota UN Global Compact Network Indonesia (IGCN) sekaligus eksibitor, TBS memanfaatkan forum tersebut untuk memperkenalkan portofolio dan kapabilitasnya dalam pemberdayaan masyarakat, pertanian berkelanjutan, pengembangan ekonomi lokal, edukasi, dan lingkungan.
Mengusung tema besar “Buka Akses, Naik Kelas”, TBS menampilkan sejumlah program yang berangkat dari kebutuhan masyarakat sekaligus merespons tantangan keberlanjutan. Program tersebut mencakup penerapan pertanian berkelanjutan, restorasi ekosistem mangrove, penguatan ekonomi lokal berbasis masyarakat, hingga pengembangan pangan berbasis potensi lokal.
Kehadiran TBS dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring dan membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di bidang keberlanjutan. Forum yang mempertemukan praktisi keberlanjutan, pembuat kebijakan, pelaku industri, akademisi, lembaga keuangan, dan organisasi masyarakat sipil. Forum ini menjadi kesempatan bagi TBS menerjemahkan agenda keberlanjutan ke dalam program yang bekerja langsung di tingkat lokal.
Salah satu program yang mendapat perhatian adalah kampanye penanaman pohon sukun sebagai tanaman multiguna dan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan.
Bagi TBS, selain sebagai tanaman pangan, sukun berpotensi dikembangkan menjadi komoditas bernilai ekonomi. Potensi tersebut didorong melalui pengolahan sukun menjadi berbagai produk pangan yang dapat meningkatkan nilai tambah sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.
Selain sukun, TBS menampilkan program pertanian berkelanjutan dan aksi restorasi ekosistem mangrove.
Di sektor pertanian, praktik berkelanjutan diarahkan untuk mendukung produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya alam. Sementara itu, restorasi mangrove tidak semata terfokus pada pemulihan ekosistem pesisir. Diperlukan pula penguatan peran dan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal.
Kedua pendekatan tersebut menunjukkan upaya menghubungkan kepentingan lingkungan dengan penghidupan. Bagi masyarakat yang bergantung pada sumber daya alam, keberlanjutan ekosistem memiliki kaitan langsung dengan keberlanjutan ekonomi mereka.
Hal ini menjadi relevan dalam pembahasan mengenai just transition atau transisi berkeadilan. Peralihan menuju ekonomi yang lebih rendah karbon perlu memperhatikan kelompok yang kehidupannya bersinggungan langsung dengan perubahan lingkungan dan ekonomi.
SPC ke-11 mengangkat tema “Driving Just Transition: From Strategy to Real Impact”. Konferensi tersebut diusung Institute of Certified Sustainability Practitioners (ICSP) berkolaborasi dengan National Center for Corporate Reporting (NCCR) dan didukung IGCN.
Tema tersebut menempatkan kesenjangan antara strategi dan implementasi sebagai salah satu perhatian penting dalam agenda keberlanjutan. Komitmen terhadap lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG) pada akhirnya perlu diterjemahkan ke dalam praktik yang dapat memberikan perubahan nyata.
Dalam konteks itu, pengalaman TBS di tingkat masyarakat lokal menjadi bagian dari perspektif yang dibawa ke forum. Program pertanian, pangan lokal, restorasi ekosistem, dan pengembangan ekonomi masyarakat menunjukkan beragam cara untuk menerapkan prinsip keberlanjutan dalam kehidupan sehari-hari.
Kehadiran TBS sekaligus membuka peluang pertemuan dengan berbagai pihak yang memiliki sumber daya, pengetahuan, teknologi, maupun kapasitas pendanaan. Kolaborasi lintas sektor menjadi penting untuk memperluas jangkauan program dan mendorong agar berbagai inisiatif tidak berhenti sebagai proyek yang berdiri sendiri.
Bagi TBS, forum seperti SPC memberi kesempatan untuk memperkenalkan program. Forum ini menjadi ruang untuk mempertemukan pengalaman di lapangan dengan jejaring yang lebih luas serta membuka peluang kerja sama dalam menjawab tantangan keberlanjutan.