Menyambung Asa di Balik Sisa Bencana

Dampak banjir besar yang melanda Sumatra pada November 2025 lalu masih menyisakan luka di Aceh Tamiang. Kehilangan anggota keluarga, harta benda, hingga rusaknya akses pasar membuat banyak warga kesulitan memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Kepercayaan Global untuk Kemanusiaan

Sebagai wujud kepedulian, Catholic Relief Services (CRS) mempercayakan Bina Trubus Swadaya dalam konsorsium bersama Yayasan Pusaka Indonesia (YPI), dan Forum Konservasi Leuser (FKL). Sinergi ini hadir untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak di Aceh Tamiang.

Wujud kepercayaan global ini diimplementasikan melalui program Multi Purpose Cash Assistance (MPCA). Skema bantuan tunai ini dipilih untuk memberikan kemandirian penuh bagi warga dalam menentukan sendiri kebutuhan prioritas mereka.

Cinta untuk Mereka yang Berjuang

Di sela puing sisa bencana, kami kami menemui mereka yang paling rentan, para lansia, ibu yang mendekap buah hatinya, ibu hamil, perempuan kepala keluarga, hingga penyandang disabilitas. Kami hadir memastikan bahwa saudara kita tidak berjalan sendirian untuk bangkit kembali.

Sebanyak 820 Kepala Keluarga (KK) terpilih akan menerima bantuan senilai Rp1.000.000. Pencairan akan dijadwalkan setelah Idulfitri melalui layanan Kantor Pos keliling. Dengan dana ini, warga bebas membeli kebutuhan mendesak sesuai kondisi keluarga masing-masing. Tugas kami adalah mengawal pulihnya Aceh Tamiang!

Memastikan Ketepatan dan Transparansi

Sebelum terjun ke lapangan, konsorsium telah melakukan asesmen mendalam dan koordinasi intensif. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh mekanisme penyaluran berjalan efektif, serta menjamin ketersediaan layanan pendukung di wilayah sasaran.

Sinergi antarlembaga ini menjadi modal agar penyaluran bantuan benar-benar sampai ke tangan yang berhak, baik secara administratif maupun teknis. Kami memastikan seluruh tim siap sepenuhnya sebelum mulai pendistribusian.

Proses pengambilan bantuan diupayakan sedemikian rupa agar memudahkan warga:

  • Penerima manfaat cukup mendatangi Kantor Pos Keliling.
  • Menunjukkan nomor wesel, KTP, dan KK yang telah terverifikasi.

Metode ini dipilih untuk menjamin proses distribusi yang transparan, akuntabel, sekaligus memberikan keleluasaan bagi warga dalam mengelola bantuan yang mereka terima.



Tinggalkan Balasan