Bina Trubus Swadaya Beri Pelatihan Deep Learning Digital untuk Guru di Musi Banyuasin

Sebanyak 50 guru jenjang SD, SMP, dan SMA di Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan berkesempatan mengikuti Workshop Deep Learning Digital ‘Penguatan Literasi Digital dan Pembelajaran Kreatif’. Kegiatan ini berlangsung di SMAN 1 Sekayu, Musi Banyuasin, Kamis, (11/12/25).

Workshop ini digagas oleh Medco Foundation bekerja sama dengan Bina Trubus Swadaya (Kelas Trubus) sebagai pemateri dan tim pendamping. Adapun materi yang berikan kepada 50 guru ini meliputi Optimalisasi Fitur Google Workspace (Docs, Sheets, Slides, Forms), Integrasi Artificial Intelligence (AI) secara bijak dan bertanggung jawab dalam perencanaan dan pengembangan kegiatan belajar mengajar, hingga Pembuatan Konten Kreatif menggunakan aplikasi Canva dan CapCut.

Workshop menghadirkan Sardi Duryatmo dan Hafid Dhama, sebagai narasumber utama. Selama sesi praktik, peserta didampingi oleh tim fasilitator Kelas Trubus, yaitu Jihan Souisa dan Rizky Faisal.

Melalui sesi pemaparan materi, diskusi, hingga praktik langsung, guru dilatih untuk mengembangkan model pembelajaran literasi yang lebih variatif, mulai dari penggunaan media digital hingga pembuatan bahan ajar kreatif.

Tak berhenti di pelatihan tatap muka, para guru juga mendapatkan pendampingan intensif selama dua bulan. Kegiatan ini mencakup satu kali pertemuan daring tambahan serta konsultasi berkelanjutan melalui grup WhatsApps. Tim pendamping juga melakukan monitoring terhadap implementasi media digital di sekolah masing-masing peserta.

Selain itu, program pelatihan ini diperkuat dengan webinar bulanan yang bertujuan untuk mengevaluasi progres, membahas kendala di lapangan, serta memberikan penguatan materi tambahan sesuai kebutuhan para guru.

Salah satu peserta, Ilham Wahyudi, guru SMAN 1 Sekayu, mengungkapkan, kegiatan ini memberikan perspektif baru dalam proses mengajar.

Melalui kolaborasi ini, Medco Foundation dan Bina Trubus Swadaya berharap kompetensi yang diperoleh para guru dapat menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih inovatif dan adaptif bagi peserta didik di wilayah Musi Banyuasin.



Tinggalkan Balasan