Penyaluran Bantuan Tunai Multiguna untuk Pemulihan Pascabanjir Aceh Tamiang

Duka akibat bencana yang sempat melumpuhkan aktivitas warga kini perlahan berganti dengan senyum syukur. Melalui program Multi-Purpose Cash Assistance (MPCA) atau bantuan Tunai Multiguna, respons ini diberikan bagi warga yang terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang pada November 2025. Program ini merupakan hasil kolaborasi dalam Aceh Cyclone Joint Respons Project, yang melibatkan Catholic Relief Services (CRS), Bina Trubus Swadaya, Yayasan Pusaka Indonesia, Forum Komunitas Leuser/PATA, Pos Indonesia, Pemerintah Daerah Aceh Tamiang, hingga Kementerian Sosial.

Sebanyak 519 Kepala Keluarga (KK) telah ditetapkan sebagai penerima manfaat, di mana masing-masing keluarga menerima bantuan tunai sebesar Rp1.000.000. proses penyaluran yang dimulai sejak 31 Maret ini diprioritaskan bagi kelompok rentan, meliputi ibu hamil, ibu menyusui, penyandang disabilitas, lansia, hingga kepala keluarga perempuan.

Guna memastikan bantuan tepat sasaran, Bina Trubus Swadaya selaku pelaksana mandat bantuan tunai multiguna telah menyelesaikan rangkaian tahapan assessment dan verifikasi data, di sembilan desa terdampak, yakni Desa Sunting dan Desa Serba di Kecamatan Bandar Pusaka. Desa Lubuk Sidup, Sekumur, Pematang Durian, Juar, Sulum, Suka Makmur, dan Baling di Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang.

Hingga saat ini, kondisi infrastruktur dan sosial masyarakat terdampak banjir belum pulih sepenuhnya. Hal tersebut menuntut koordinasi serta penanganan terpadu demi memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran. Meski harus menempuh belasan kilometer jalan rusak, melintasi jembatan darurat, hingga menggunakan rakit, lima fasilitator desa dan koordinator lapangan tetap berkomitmen mendistribusikan bantuan dengan penuh semangat.

Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi menyambut baik penyaluran bantuan kemanusiaan bagi warga di desa sasaran proyek saat ditemui di Ruang Rapat Sekda, Rabu (1/4). Dalam kesempatan tersebut, ia menyambut baik dukungan yang diberikan dan menegaskan bahwa kondisi penghidupan masyarakat terdampak saat ini masih memerlukan perhatian serius agar dapat Kembali pulih.



Tinggalkan Balasan