I Wayan Nika, Pejuang Anak Terlantar

Bagi Suriasih, bisa bekerja sambil kuliah di jurusan filsafat tak pernah terbayangkan dalam benaknya. Pasalnya, ia berasal dari keluarga tidak mampu. Suriasih bisa sekolah setelah jadi anak asuh Panti Asuhan Dharma Jati, Bali. “Bapak panti (I Wayan Nika) selalu mengajari jujur dan rajin,” kata Suriasih. I Wayan Nika lahir dari keluarga petani tidak mampu. Tapi,…

GKR Pembayun

GKR Pembayun Putri Pemberdaya Hidupkan Kembali UUPPKS Ketat serta penjurian yang panjang, Bina Swadaya telah mengumumkan GKR Pembayun dan Ny Dalinem dari Sleman, terpilih sebagai pemenang penghargaan Kusala Swadaya. Penghargaan dari lembaga Bina Swadaya ini diberikan setelah melalui seleksi dan penjurian yang ketat. Pengumuman pemberian penghargaan tersebut disampaikan langsung oleh salah seorang anggota tim juri,…

Suminah

‘Pendekar’ yang memberdayakan masyarakat Pemenang Ketiga, Kusala Swadaya kategori Motivator Dusun Kebon Konang, Bayat, Klaten memiliki seorang ‘Pendekar’ yang mendorong pemberdayaan buruh batik. Kisah tersebut ternyata sampai ke Thailand, tempat penyelenggaraan Human Home Worker Conference. Bahkan idenya direkomendasikan untuk direduplikasi di beberapa negara lainnya. Dia adalah Ibu Suminah, seorang wanita yang hanya menyelesaikan sekolah dasar…

Sri Suryatiningsih

“Muhammad Yunus” nya  Ampel Boyolali Pemenang Kedua, Kusala Swadaya kategori Motivator Tak berlebihan kiranya ketika menyebut Bu Ning, panggilan Sri Suryatiningsih sebagai Muhammad Yunus dari Ampel Boyolali. Bu ning memiliki kepedulian untuk meningkatkan taraf hidup perempuan miskin dan tak sempat mengenyam pendidikan di desanya. Ketika Muhammad Yunus memulai memberikan pinjaman kepada 42 orang, Bu Ning…

Dalinem

“Pahlawan Swadaya” dari Pegunungan Candi Boko. Pemenang Pertama, Kusala Swadaya kategori Motivator Dusun Sumber Watu yang terletak di Pegunungan Kapur Candi Boko tak mengecilkan nyali Dalinem kecil menyusuri jalanan setapak sepanjang 10 KM untuk menuju sekolahnya. Berbekal prinsip hidup yang dikenalkan orang tuanya akan pentingnya pendidikan, wanita kelahiran 25 april 1951 ini mampu menyelesaikan pendidikannya…

Muhammad Yunus

Berkenalan dengan M. Yunus  “One day our grandchildren will go to museums to see what poverty was like”  (Muhammad Yunus, The Independent,May 5th 1996)  Semangat dalam semboyan diataslah yang membuat seorang Muhmmad Yunus menerima nobel perdamaian tahun 2006. Bahkan karyanya di Grameen Bank telah membuatnya menyingkirkan kandidat lainnya. Seorang Presiden yang pada masa kepemimpinannya dapat…

DALIUN NIZAR, Kejujuran adalah Mahkota

‘Kejujuran atau integritas ibarat mahkota artinya suatu nilai yang dijunjung tinggi dalam praktek bisnis keuangan,’  tandas Dirut BPR Tata Arta Swadaya (salah satu BPR milik Bina Swadaya yang berposisi di Lampung) Daliun Nizar kepada INFO beberapa waktu lalu. Kedengarannya klise, namun sangat mendasar. Sebab pada hakikatnya, bisnis keuangan adalah ‘bisnis kepercayaan’. Kepercayaan merupakan tantangan utama…

MARDYASTUTI, Kepala jadi Kaki, Kaki jadi Kepala

Beban ganda seorang perempuan karena menyandang berstatus sebagai ibu rumah tangga dan pekerja pada masa sekarang bukan lagi hal yang langka. Beberapa diantaranya terjadi karena alasan untuk menopang kebutuhan hidup keluarga yang harus berkejaran dengan laju kenaikan harga. Sementara yang lain, dikarenakan keinginan untuk menambah pengalaman dalam bidang sosial dan aktualisasi diri. Mardyastuti adalah satu…

UTAMI KARTIKA PUTRI: Pasar itu bermula dari mata dan hati publik…

Bila kawan-kawan di lingkungan redaksi Majalah Trubus selalu berupaya mengangkat tema-tema tulisan sehingga menjadi isu-isu yang yang menancap atau membekas di benak publik. ?Peran saya adalah mengolah isu yang yang diangkat Majalah Trubus agar juga memperoleh tempat di hati publik, hingga memperluas pangsa pasar di tengah hamparan publik. Jadi menciptakan pasar itu sebenarnya bermula dari…

BN MARBUN, Karena Gaji Kecil Urung Jadi Diplomat

“What can I do for you?” itulah kata-kata pertama yang diucapkan Benedictus Nahot Marbun sambil mengulurkan tangannya menyambut kedatangan INFO. Ketika ditanya, mengapa setelah belajar hukum dan politik internasional di Jerman  malah terus  banting stir ke profesi manajemen, pria tinggi besar yang lebih akrab dipanggil “Ben” itu menjawab,  “Saya memang bercita-cita menjadi diplomat sepulang dari…