Kelompok Tani Lewowerang (KTL) : Perkawinan Koperasi dengan Gemohing

(Penerima Kusala Swadaya 2013, Kategori Kelompok Swadaya Masyarakat)   Kelompok Tani Lewowerang (KTL) adalah salah satu lembaga pelayanan ekonomi masyarakat yang selama ini telah berpartisipasi membantu mengurus tenaga kerja, perkiosan, simpanan dan pinjaman tenaga kerja, telah  tumbuh dan berkembang di masyarakat serta mengambil bagian penting dalam pemberdayaan usaha mikro dilingkungannya. Anggota KTL terdiri dari Pokmas-pokmas Tani,…

Kelompok Wanita Tani Tunas Mekar

Semangat, kerja keras, keuletan, inovasi dan kreatifitas merupakan kunci keberhasilan Sistem Pertanian Terintegrasi (Simantri) yang merupakan salah satu program unggulan Pemprov Bali di bawah kepemimpinan Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Pendapat tersebut diungkapkan Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mujangga Amertha Giri Banjar Belulang Desa Sepang Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng I Wayan Wardana ditemui di lokasi…

Srikandi Dari Tanah Papua (KELOMPOK TANI TUAI Kabupaten Oransbari – Papua Barat)

Distrik Oransbari terdiri dariwarga transmigran dan penduduk asli. Perkembangandistrikmulaiterlihatdenganmenjamurnyabeberaparumahmakandanrumahwarga yang dijadikanpenginapan.Kendala yang dihadapi saat ini adalah pasokan listrik yang masih terbatas, dalam satu hari listrik dapat digunakan dari sore hari hingga jam 12 malam Sejarah Kelompok Pembentukan kelompok Tani Tuai tidak lepas dari program PNPM Pertanian bersama seluruh anggota tani, kelompok masyarakat, kepala kampung dan…

SARWIDI, Sang icon batik pewarna alami dari desa Jarum

( Penerima Kusala Swadaya 2013 kategori Pelaku Usaha)   “hidup berbagi membuat bahagia, sopo sing tekun mesti tekan”   Mengenal sosok Sarwidi seperti bertemu dengan lautan dalam yang penuh kekayaan alam bawah laut. Sosok sederhana ini pribadi yang senantiasa belajar, mencoba hal baru, mempunyai wawasan yang luas terutama batik pewarna alami. Tidak hanya itu Sarwidi…

Drg Madya Putri Andang Wahyuni

“Mengangkat Derajat Kaum Berkebutuhan Khusus dengan Kerajinan Tangan”   Dengan background dokter gigi, ibu satu ini memberanikan diri untuk terjun ke dunia crafting  setelah mengalami beberapa kegagalan dalam usaha. Pada dua tahun terakhir ini dia sudah fokus dengan crafting menggunakan goni, sebelumnya dengan perca dan bahan-bahan lain. Dengan terfokusnya kegiatan yang dibantu dengan kedua anak-anaknya…

Srini Maria,Ibu Buncis dari Merapi

Menerapkan metode pola menanam kepada para petani di Magelang, khususnya untuk petani wanita karena ia ingin mereka lebih berdaya & aktif dalam perekonomian keluarga. Desa Sengi merupakan salah satu desa yang secara administratif masuk dalam wilayah Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang Propinsi Jawa Tengah, terdiri dari 8 dusun dengan 36 RT. Jarak Desa Sengi ke Ibukota…

Dahlia Jufri,Kartini dari Seberang Pulau

Dahlia memang bukan warga atau suku asli Bima. Ia asli suku Bugis, kelahiran Palopo (Sulsel) 54 tahun silam. Ia datang ke Bima mengikuti  suami, Hafid, yang berdinas di Pengadilan Agama yang kala itu bertugas di Makassar.Sebagai pendatang, calon suaminya mendapat tentangan keras dari keluarganya yang masih bangsawan di Luwu. Namun, kebulatan tekad mengikuti pilihan hatinya…

Hermas Rintik Maring,Ajuna dari jantung Borneo, Putussibau, Kalbar

“Terus berpikir, beradaptasi dan bekerja. Jika tidak ditantang, maka tidak ada perubahan.”   Kata-kata bijak dari Hermas Rinting Maring yang dilahirkan di Malapi, 2 Mei 1976,  siap menghadapi tantangan – dia meminta masyarakat di Kabupaten Kapuas Hulu, 700 km jauhnya dari Pontianak, ibukota Kalimantan Barat, untuk menghentikan praktik-praktik tidak lestari dan mengeksplor alternatif penghidupan lainnya.…

HIRONIMUS PALA, Mengabdi dengan Ketekunan dan Setia

(Penerima Kusala Swadaya 2013 kategori Pendamping/Fasilitator)   Pria kelahiran 9 November 1965 adalah karyawan pada sebuah yayasan telah mendampingi masyarakat pedesaan; menjadi motivator dan fasilitator pengembangan masyarakat dalam bidang pertanian berkelanjutan, kesehatan primer, lingkungan hidup dan ekonomi keluarga selama kurang lebih  20 tahun. Anak dari bapak Pius Paso † dan mama Yuliana Gue † yang…

Paulus Dua Ladjar,Mengabdi Hingga Akhir Hayat

Ungkapan itu patut disematkan pada Paulus Dua Ladjar. Bagaimana tidakpria kelahiran Lembata, 23 April 1938 itu, dalam usia 75 tahun masih terus melakukan aktivitas sosial membantu dan mendampingi masyarakat miskin. Bila laki-laki lain seusianya telah pensiun dari segala aktivitas, Paulus tetap bersemangat keluar masuk kampung menemui kelompok doa yang dibentuknya sejak 1992. Jarak yang jauh…