Partisipasi Aktif Anggota Kelompok

Kita menyadari pendekatan “partisipatif” seringkali tidak mencerminkan permintaan atau aspirasi dari sebagian besar anggota-anggota kelompok karena dominannya keputusan segelintir elite yang tidak memihak masyarakat. Konsekuensinya adalah anggota-anggota kelompok yang benar-benar membutuhkan bantuan seringkali tidak berdaya dan tidak memiliki banyak pilihan karena mereka tidak bersuara, kurang terlibat, atau terwakili dalam proses pembuatan keputusan. Untuk itu dibutuhkan…

Memperkuat Kapasitas TPP

Tenaga Pendamping Petani (TPP) merupakan orang yang langsung berhubungan dengan Perkumpulan Petani Pengguna Air (P3A) di sektor irigasi. Sebagai orang yang langsung berhubungan dengan P3A dalam hal pendampingan, TPP harus mempunyai kapasitas yang cukup memadai dalam rangka merealisasikan program sektor irigasi agar segala bantuan yang diberikan menjadi tepat sasaran dan mampu memberdayakan masyarakat. Dalam kerangka…

Persiapan Sosial Menuju Keberlanjutan KSM

Pembelajaran yang bisa dipetik dari program yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya menjadikan pihak-pihak terkait dari sektor perikanan dan sektor irigasi perlu untuk menyiapkan langkah-langkah baru guna merealisasikan program ETESP-ADB yang lebih baik. Salah satu langkahnya adalah proses keberlanjutan dan kesinambungan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM). Persiapan sosial merupakan langkah awal menuju keberlanjutan dan kesinambungan KSM.…

Earthquake and Tsunami Emergency Support Program

ETESP (Earthquake and Tsunami Emergency Support Program) merupakan program pendampingan dan pemberdayaan masyarakat di sektor pertanian, perikanan, dan irigasi dalam rangka meningkatkan mata pencarian (livelihood) masyarakat pasca gempa bumi dan tsunami. Karena kondisi masyarakat yang masih belum pulih, maka pemberdayaan masyarakat adalah salah satu cara yang dianggap efektif guna membangkitkan kembali kondisi ke arah yang…

Pemberdayaan Masyarakat Aceh

Bencana gempa bumi dan tsunami yang melanda Provinsi Nanggro Aceh Darussalam (NAD) telah mengakibatkan kerusakan di mana-mana. Menurut data yang ada, 37% kerusakan terjadi pada sektor sosial (pendidikan, perumahan, dan kesehatan), 25% pada sektor produktif (pertanian, perikanan, industri dan perdagangan), 19% pada sektor infrastruktur (energi, transportasi, komunikasi, air dan sanitasi, dan irigasi), dan 19% pada…