Buruh Tani dari Desa Biru

Oleh : Ahmad Syafii Maarif Haji Hartoyo, pensiunan Pertamina, selesai shalat Jumat pada 8 Juni 2012 di masjid Nogo tirto, Sleman, bercerita tentang nasib seorang buruh tani dari Desa Biru, Kecamatan Gamping, Sleman, Yogyakarta. Sebut saja nama buruh tani itu Sutoyo (sekitar 50 tahun), penggarap sawah seluas 800 m2 di desa tetangga, Nusupan. Sutoyo memerlukan…

Sulitnya Sosialisasi UU Pemberdayaan Perempuan dan Anak

NGAMPRAH, (PRLM).- Pihak Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3KB) Kabupaten Bandung Barat mengaku kesulitan mensosialisasikan sejumlah undang-undang yang berkaitan dengan pemberdayaan serta perlindungan perempuan dan anak-anak. Faktor luasnya wilayah menjadi kendala utama dalam sosialisasi tersebut. Kepala Bidang BP3KB KBB, Nurdjulaeha, mengatakan, pihaknya mengaku kesulitan untuk menyosialisasikan Undang-undang No. 23/2002 tentang Perlindungan Anak,…

Pasar Modal untuk Kaum Miskin?

Oleh : Amarthya Sen, peraih Nobel Ekonomi 1998) Sebelumnya, tidak jelas benar bagaimana hubungan yang dapat terjalin antara dunia keuangan dan penghapusan kemiskinan, apalagi dengan perdamaian, sampai akhirnya pada 2006 komite Nobel telah membuka mata dunia bahwa ada keterkaitan erat di sana. Pemberian penghargaan kepada Muhammad Yunus – karena jasanya mengembangkan microfinance untuk mengurangi jumlah…

Orang Miskin di RI Hidup dengan Rp7.700/Hari

JAKARTA – Kehidupan masyarakat miskin di Indonesia dinilai sangat miris. Sebenarnya, bagaimana sih kehidupan masyarakat miskin di Indonesia? Kepala Usaha Kecil Mikro (UKM) Center Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) Hilda Fachriza, SE, MM menjelaskan, jika melakukan perhitungan sederhana, orang miskin Indonesia secara rata hidup dengan Rp7.700 per orang per hari. “Itu sudah mencakup segala kebutuhan…

MAKAN SECUKUPNYA MELESTARIKAN LINGKUNGAN

Oleh: Prof Dr Haryono Suyono Minggu ini, tepatnya tanggal 5 Juni 2013, kita akan memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Dalam peringatan tahun ini United Nations Environment Programme (UNEP) mencoba mendekati kenyataan bahwa program MDGs  akan berakhir tahun 2015. Oleh karena itu ditetapkan tema yang cukup menarik dan mengundang perhatian untuk mengurangi kerugian karena banyak produk…

EKONOMI BIRU DAN INDUSTRI MIKRO

Oleh: Prof Dr Haryono Suyono Dalam rangka Peringatan Hari Pendidikan Nasional  tanggal 2 Mei 2013, serta Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional tanggal 29 Mei 2013, para anggota PWRI di Kabupaten Pacitan, Kulon Progo, Bogor, Indramayu, Wonogiri, Grobogan dan Gorontalo, bersama dengan para mahasiswa dan dosen berbagai perguruan tinggi mengadakan acara khusus melatih dan membentuk tidak…

BBM, Kemiskinan, dan Keuangan Mikro

Oleh: Paul Sutaryono, anngota Pengurus Yayasan Bina Swadaya.   Data Badan Pusat Statistik (BPS) perSeptember2012 mencatat penduduk miskin 28,59 juta (11,66%) yang meliputi penduduk kota 10,51 juta (8,60%) dan penduduk desa 18,09 juta orang (14,70%). Angka 28,59 juta (11,66%) itu hanya menipis dari 29,13 juta orang (11,96%) per Maret 2012. Jumlah itu akan bertambah ketika…

Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Melalui Hutan Desa

Realitas kegiatan pengelolaan hutan selama ini dinilai lebih berorientasi pada pertumbuhan ekonomi sehingga telah menyebabkan termarginalisasinya masyarakat yang hidup di dalam dan sekitar hutan. Konsep pertumbuhan untuk pemerataan ternyata tidak serta-merta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Akibatnya, timbul ketidakadilan ekonomi yang berdampak pada kesenjangan kesejahteraan antar masyarakat, khususnya antara masyarakat yang memiliki akses terhadap manfaat hutan…

Pastikan Hak Si Miskin

Oleh:  Bambang Rudihartono, SE         Askot MK Kabupaten Kendal OSP 5 Provinsi Jawa Tengah    PNPM Mandiri Perkotaan   Membuncah di dada penulis ketika para pemangku kebijakan di tingkat pemerintah daerah menanyakan, “Berapa sih jumlah penduduk miskin yang telah berkurang?” Sungguh menjadi sebuah tanggung jawab moral bagi kita semua, selaku pendamping, saat program yang dikawal sekian tahun…

Nasib Perempuan di Pinggir Hutan

Wilayah hutan mencakup 30% wilayah daratan, oleh karena itu hutan menjadi salah satu sumber daya alam yang potensial untuk diusahakan, tentunya tanpa melupakan kelestariannya. Wilayah hutan yang luas ini diusahakan oleh masyarakat yang tinggal di desa-desa di daerah pinggir hutan. Hampir semua penduduk pinggir hutan mata pencahariannya adalah sebagai petani dan peternak. Namun tidak banyak…