OJK: Perbankan berikan keringanan bagi korban banjir

Perbankan memiliki beberapa skema untuk meringankan beban debitur yang menjadi korban bencana alam banjir dalam memenuhi kewajibannya membayar kredit, kata Kepala OJK Regional II Jawa Barat Anggar Budhi Nurani di Bandung, Kamis.  “Kejadian bencana alam seperti banjir di Pamanukan Subang jelas berpengaruh kepada kemampuan debitur dalam membayar cicilan ke bank, dan ada beberapa skema perbankan…

Saran Pengamat untuk Pemerintah Terkait Antisipasi Gagal Panen

Kondisi iklim ekstrem yang berujung pada masifnya potensi gagal panen di sejumlah daerah di Tanah Air sebenarnya dapat disiasati melalui asuransi pertanian. Pengamat pertanian Khudori menjelaskan, asuransi yang termaktub dalam UU Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani harusnya dapat diimplementasi sekarang. “Tapi sepertinya Peraturan Pemerintah-nya pun belum keluar.  Anggarannya juga belum ada. …

Kementan siapkan 13.400 ton benih antisipasi bencana

Kementerian Pertanian menyiapkan benih padi sekitar 13.400 ton untuk mengantisipasi tanaman yang rusak akibat bencana.  Menteri Pertanian Suswono di Jakarta, Rabu, mengatakan banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Tanah Air mengakibat kerusakan tanaman padi.  “Saat ini yang (tanaman padi, red.) rusak umumnya baru saja ditanam harus dilakukan penanaman kembali,” katanya setelah Rakor Pangan di…

Berdayakan ekonomi warga lewat bank sampah

Di tangan orang-orang kreatif, sampah plastik bisa diolah menjadi produk siap pakai bernilai jual tinggi. Seperti dilakukan Baron Noorwendo di Kampung Pitara, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat. Ide ini didapat setelah Baron melihat banyak  sampah plastik di lingkungan sekitar rumahnya. Dari situ Baron terpikir untuk mengolah limbah sampah itu agar menjadi produk bernilai jual. “Ditambah…

Sistem Keuangan Inklusif Bantu Akses Masyarakat Miskin

Sistem keuangan yang inklusif memungkinkan akses yang luas terhadap jasa keuangan, untuk membantu golongan miskin dan kelompok yang kurang beruntung.    Saat ini, masyarakat  yang belum tersentuh jasa layanan keuangan masih tergolong tinggi.    Hasil survei World Bank (2010) tercatat hanya 47 persen dari total masyarakat penabung dan 17 persen dari total masyarakat peminjam.   …

Bencana dan Pemimpin

Author:   RHENALD KASALI Pendiri Rumah Perubahan @Rhenald_Kasali Badai dahsyat menerjang Filipina, menyapu rumahrumah dan perdesaan. Muelmar Magallanes, seorang pekerja bangunan berusia 18 tahun, menerobos badai untuk mengungsikan keluarganya ke tempat yang lebih tinggi.  Setelah selesai, aksi heroik Muelmar tak berhenti di situ. Dia berenang melintasi banjir dan menyelamatkan 30 tetangganya. Setelah menaikkan seorang ibu dan…

Banjir Jakarta akibat Kesalahan Tata Ruang Bertahun-tahun

 Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia mengatakan bahwa penyebab utama terjadinya banjir di Jakarta adalah kesalahan tata ruang Ibu Kota. Kondisi ini bisa ditanggulangi dengan memperbaiki tata ruang sesuai kondisi alam Jakarta. Anggota Dewan Riset Daerah Provinsi DKI Jakarta itu mengatakan, kondisi alam Jakarta menghendaki agar Jakarta memiliki dua area, yakni ruang hijau untuk resapan air di…

Pemerintah Siapkan Subsidi Premi Asuransi

Pemerintah akan meluncurkan subsidi premi asuransi untuk ternak sapi bibi sebagai upaya memberikan kepastian dan jaminan usaha pembibitan sapi rakyat. Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Syukur Iwantoro di Jakarta, Rabu (22/1) menyatakan besaran subsidi ini mencapai 80 persen dari besaran premi yang ditetapkan pada usaha ternak sapi bibit rakyat. Keputusan tersebut, lanjutnya, berdasarkan…

Sayur Kalengan, Sajian “Ndeso” Pun Bisa “Go International”

Berkat teknologi pengalengan, UPT- LIPI Yogyakarta berhasil memproduksi sayur kemasan kaleng dengan masa simpan 2 tahun tanpa bahan pengawet. Aneka sayuran atau gudeg kini bisa diekspor keluar negeri tanpa takut basi. Sebuah langkah inovatif memberi nilai tambah pada makanan lokal untuk bersaing di pasar global. Semua sayur yang bersantan pastilah tidak dapat bertahan lama atau…

Penerima beras untuk orang miskin tidak hanya kelompok masyarakat miskin. Lebih dari separuh penduduk Indonesia menerima beras untuk orang miskin, sekitar 12,5 persen bahkan kelompok orang kaya.Hal itu terungkap dalam Lokakarya Nasional Evaluasi Program Raskin, Senin (20/1/2014), di Jakarta, yang diselenggarakan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia. Direktur Utama Perum Bulog Sutarto Alimoeso menjelaskan, beras untuk rakyat…