Memperkukuh Otot Rupiah

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih tampak loyo hingga mencapai level Rp13.000. Padahal pemerintah telah memainkan aneka jurus ampuh untuk meredam pelemahan rupiah. Apa saja implikasi pelemahan rupiah? Bagaimana alternatif solusinya? Bukan hanya rupiah yang tak berdaya. Ambil contoh, dolar Australia melemah 6,95%, dolar Hong Kong 0,13%, rupiah Indonesia 5,75%, yen Jepang…

Yayasan Bina Swadaya bantu buku bagi TBM di DKI Jakarta

Hari Kamis, 5 Maret 2015 menjadi hari yang membahagiakan bagi Taman Baca Masyarakat di DKI Jakarta. Forum Taman Baca Masyarakat (Forum TBM) DKI Jakarta mendapatkan bantuan buku sebanyak ribuan eksemplar dari Yayasan Bina Swadaya. Buku yang diberikan terdiri dari beragam jenis buku seperti buku ilmu psikologi, manajemen, politik, sosial budaya, fiksi dan non fiksi. Yayasan…

Bambang Ismawan akan jadi dosen tamu di Korea Selatan

Bambang Ismawan, ketua Pembina Yayasan Bina Swadaya akan memberikan kuliah dan sebagai dosen tamu di Yonsei University Korea Selatan pada tanggal 24 Maret 2015 jam 10.45 am. Berikut pengumuman yang terpampang di website mereka http://gsis.yonsei.ac.kr : Guest Lecture by Bambang Ismawan, the recipient of 2015 POSCO TJ Park Prize GSIS is inviting guest speaker Bambang…

Waspada Pangan 2015

Selama empat bulan terakhir ini kita disuguhi oleh hiruk- pikuk program, kebijakan, dan target terkait sektor pertanian dan pangan yang untuk beberapa terkesan bombastis dan beberapa lainnya justru tidak menjawab persoalan mendasar sektor tersebut. Belum cukup dengan hiruk-pikuk tersebut, masyarakat tiba-tiba dikejutkan oleh kenaikan harga beras yang sangat tinggi (rata-rata 30 persen) dalam dua bulan…

Bagaimana Menggapai Pertumbuhan Kredit 17%?

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan target pertumbuhan kredit 15-17% pada 2015. Bagaimana meraih target pertumbuhan kredit nasional setinggi itu di tengah krisis likuiditas? Mari kita amati dulu kinerja Kelompok bank umum. Kelompok bank umum itu merupakan representasi enam kelompok bank Kelompok bank persero, bank umum swasta nasional (BUSN) devisa, BUSN non-devisa, Bank Pembangunan Daerah, bank…

Tingkatkan Sumber Daya Manusia dengan Buku

Jaraknya sekitar 200 km lebih dari Jakarta menuju Desa Jayamandiri. Tepatnya di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Makmur, Tim ORKESS Bina Swadaya beranjak sejak pukul 06.00 wib dari Wisma Hijau menuju lokasi. PKBM Makmur merupakan kelompok dampingan Bina Swadaya Konsultan sejak tahun 2003. PKBM Makmur PKBM lahir karena latar belakang pendidikan di daerah terpencil, lebih…

Menebak Arah BI Rate

Pada 17 Februari 2015, Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga acuan 25 basis point (BP) atau 0,25% dari 7,75% menjadi 7,50%. Nah, ketika kelak suku bunga acuan Amerika Serikat (The Fed Funds Rate) jadi naik dari 0,25% menjadi minimal 1–2%, apakah BI Rate bakal kembali naik? Selama ini, inflasi menjadi salah satu faktor yang mendorong…

Bina Swadaya memperoleh penghargaan POSCO TJ Park Prize

Di tengah hiruk pikuk politik di Indonesia yang mengharu biru, sebuah berita gembira luput dari pemberitaan. Bina Swadaya, sebuah Yayasan Swadaya Masyarakat tertua di Indonesia diumumkan akan memperoleh penghargaan POSCO TJ Park Prize dari Yayasan di bawah naungan Pohang Iron and Steel Company (POSCO) Korea Selatan. POSCO TJ Park Prize sendiri didirikan untuk memperingati pendiri…

Comel Modal awalnya Rp20 juta. Sempat ditentang sang ibu.

Setiap orang bisa menjadi wirausahawan tanpa melihat latar belakang kehidupannya. Buktinya, seorang sarjana sistem komputer, Lucky Mandala Putra, mampu mengumpulkan lebih dari Rp100 juta per bulan dengan berjualan roti bakar. Ditulis pada Selasa 17 Februari 2015, pendiri usaha “Roti Comel” ini menceritakan awal mulanya mendirikan bisnis roti bakar. Pada tahun 2013, dia membuka warung roti…

Madya Putri Andang, Pengayom Anak Berkebutuhan Khusus

NURANINYA tergugah ketika melihat lulusan sekolah luar biasa susah mencari pekerjaan. Terlebih, anak bungsunya pun bersekolah di sekolah anak-anak berkebutuhan khusus. Terbitlah ide untuk merintis kerajinan tangan dari karung goni. Anak-anak yang sulit mendapat pekerjaan juga dirangkulnya. Begitulah kiprah Madya Putri Andang (51). Di sela-sela kesibukannya sebagai dokter gigi di sebuah klinik di Ciputat, Tangerang…