Dorong Usaha Mikro!

OLEH: WHENY HARI MULJATI Bambang Ismawan, Sosok ini tak sekadar identik dengan Trubus. Kiprahnya sejak puluhan tahun lalu telah terbukti berdampak pada nasib jutaan wong cilik. Kini, kendati usianya sudah menginjak tahun ke-71, lelaki bersahaja ini masih juga berkarya. Ia antara lain terus menyerukan kepada berbagai pihak agar terlibat dalam pengembangan usaha mikro. “Sebenarnya, dalam…

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Dana Bergulir

Oleh: Bambang Ismawan Download: Buletin Bina Swadya, No. 59/Tahun XIV/Maret – April 09 Gagasan pemberdayaan masyarakat dengan menggunakan dana bergulir mulai dipikirkan ketika muncul kesadaran bahwa masyarakat miskin itu bukan the have not melainkan the have little. Bahwa mereka adalah economicaly active poor yang lebih memerlukan aksesbilitas pada  service provider (dalam hal ini lembaga keuangan)…

Konsisten, Mandiri, Kontekstual

Oleh ST Sularto Yayasan Bina Swadaya di bawah kepemimpinan Bambang Ismawan sudah lebih dari 40 tahun bergulat dengan usaha pemberdayaan masyarakat. Dalam rentang waktu 44 tahun itu Bina Swadaya tampil sebagai wahana pemberdayaan yang konsisten, mandiri, dan kontekstual, tiga kata yang merupakan “ciri khas” Bina Swadaya. Walaupun Bambang Ismawan merasa, justru hingga saat ini masyarakat…

Keswadayaan Perempuan

Keswadayaan Perempuan, Mandiri dari Segala Sektor Sejumlah perempuan mendatangi sebuah rumah di Dusun Kebon Konang, Bayat, Klaten, Jawa Tengah. Para perempuan berpenampilan sederhana itu membawa sejumlah buku besar kumal. Setelah berkumpul, mereka membahas pembukuan kas kelompok mereka. Siapa sangka jika para ibu yang kebanyakan buruh batik itu tengah mengurus perputaran uang ratusan juta rupiah. Dengan…

Indonesia Swadaya

Sumber: Buletin Bina Swadaya edisi Mei 2007 Soekarno terinsipirasi oleh seorang petani yang bernama Marhen dan kemudian melahirkan marhenisme sebagai paradigma untuk membela wong cilik. Dengan analisis struktural yang serupa, sekelompok pemuda yang bergabung dalam Ikatan Petani Pancasila (cikal bakal Bina Swadaya) meyakini keswadayaan sebagai jalan keluar dari kemiskinan. Sebuah konsepsi yang tidak secantik dan…

Gerakan Bersama Melawan Kemiskinan

Tidak hanya sebuah kegembiraan yang menyelimuti Bambang Ismawan dan Bina Swadaya setelah menerima Penghargaan sebagai Social Entrepreneur of The Year 2006. Namun, sebuah kegundahan terkeruak untuk mendorong wirausahawan sosial bergerak bersama memberantas kemiskinan. Kegundahan tersebut semakin tertumpuk ketika melihat kenyataan kemiskinan di Indonesia melonjak hingga 17,8% penduduk Indonesia. Sayangnya, pemerintah juga tidak mampu menyelesaikan permasalahan…

Mendorong Gerakan Kewirausahaan Sosial

Menyitir pendapat M Yunus, “Ketidakadilan sosial yang marak di dunia, wirausahawan social adalah jawabannya”. Bina Swadaya juga meyakini kebenaran pernyataan yang diungkapkan oleh M Yunus tersebut. Terlebih setelah Bambang Ismawan dianugerahi sebagai Social Entrepreneur of The Year 2006. Namun, penghargaan yang diterima Pak Bambang dan juga Bina Swadaya tersebut melahirkan sebuah tanggungjawab sosial baru. Sebuah…

Social Entrepreneur 2006

Entrepreneur Of The Year 2006 dari Ernst & Young Indonesia Pada tanggal 30 November 2006′ diumumkan bahwa Bapak Bambang Ismawan sebagai penerima penghargaan kategori baru “The Social Entrepreneur Of The Year 2006”. Social Entrepreneur of the Year merupakan kriteria penghargaan baru  di tahun 2006 ini, dan ada 3 finalis untuk kategori ini.

Tumbu Oleh Tutup

Siang hari yang cerah, sekitar pukul 11.00, meski udara sekitar Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) panas, tetapi bernuansa meriah dari para pengunjung yang hadir dalam Trubus Argo Expo 2006. Pameran itu dihadiri para pemenang Lomba Buah Unggul Nasional 2005, pemerhati masalah pertanian, pengusaha, dan para pejabat pemerintah. Sebanyak 204 stand usaha…

Happy Birthday to Penebar Swadaya

Siang hari, 10 Desember 2005,  langit kawasan TMII dan sekitarnya terlihat cerah bersahabat. Bertempat di gedung yang cukup luas di Puri Caping TMII, ratusan pasang mata tengah menyaksikan perhelatan puncak acara 25 tahun PT Penebar Swadaya. Seberapa meriahkah acara tersebut?