PT Puspa Swara

Merupakan unit penerbitan buku yang berfokus tiga lini terbitan utama, yaitu Puspa Terampil, Puspa Sehat, dan Puspa Bahasa. Kini kami memiliki tujuh imprint yang masing-masing memiliki fokus terbitan. Berikut ini imprint yang telah kami luncurkan : 1. Kriya Pustaka, bidang keterampilan 2. Pustaka Bunda, bidang kesehatan 3. Kata Media, bidang Bahasa 4. Media Pusindo, bidang…

PT Penebar Swadaya

Pendiriannya adalah untuk memenuhi kebutuhan pembaca majalah Trubus yang memerlukan informasi lengkap, tidak hanya sekadar artikel. Lebih dari seperempat abad, sejak tahun berdirinya 10 Desember 1980, konsentrasi penerbitan masih di bidang pertanian. Meningkatnya kebutuhan informasi masyarakat membuat Penebar Swadaya mulai melahirkan imprint Penebar Plus, Griya Kreasi, dan Cif di tahun 2005. Berikutnya tahun 2007 dibentuklah…

Penerbit Beretika Award

Penerbit Penebar Swadaya Grup melalui beberapa imprint penerbitnya mendapat sebuah Award Penerbit Beretika. Award atau penghargaan ini diberikan oleh Perpustakaan Nasional atas prestasi Penebar Swadaya Grup yang secara konsisten menyerahkan deposit karya cetaknya. Acara yang berjudul Promosi Koleksi Deposit hasil pelaksanaan UU No. 7 tahun 1990 bertujuan untuk melestarikan hasil budaya bangsa dan mencerdaskan bangsa.…

Mengolah Intuisi, Merebut Pasar

Tidak perlu jargon yang muluk-muluk ataupun riset pasar yang rumit untuk memahami persaingan di dunia penerbitan. Namun, lebih menyandarkan kepiawaian mengolah apa yang disebut sebagai intuisi. Resep inilah yang menjadikan PT. Penebar Swadaya tetap kompetitif, bahkan menjadi market leader untuk buku-buku pertanian (non pangan). Demikian ungkap Koeslistyorini, Direktur PT Penebar Swadaya (PS). Berbekal ketajaman atau…

GKR Pembayun

GKR Pembayun Putri Pemberdaya Hidupkan Kembali UUPPKS Ketat serta penjurian yang panjang, Bina Swadaya telah mengumumkan GKR Pembayun dan Ny Dalinem dari Sleman, terpilih sebagai pemenang penghargaan Kusala Swadaya. Penghargaan dari lembaga Bina Swadaya ini diberikan setelah melalui seleksi dan penjurian yang ketat. Pengumuman pemberian penghargaan tersebut disampaikan langsung oleh salah seorang anggota tim juri,…

Suminah

‘Pendekar’ yang memberdayakan masyarakat Pemenang Ketiga, Kusala Swadaya kategori Motivator Dusun Kebon Konang, Bayat, Klaten memiliki seorang ‘Pendekar’ yang mendorong pemberdayaan buruh batik. Kisah tersebut ternyata sampai ke Thailand, tempat penyelenggaraan Human Home Worker Conference. Bahkan idenya direkomendasikan untuk direduplikasi di beberapa negara lainnya. Dia adalah Ibu Suminah, seorang wanita yang hanya menyelesaikan sekolah dasar…

Sri Suryatiningsih

“Muhammad Yunus” nya  Ampel Boyolali Pemenang Kedua, Kusala Swadaya kategori Motivator Tak berlebihan kiranya ketika menyebut Bu Ning, panggilan Sri Suryatiningsih sebagai Muhammad Yunus dari Ampel Boyolali. Bu ning memiliki kepedulian untuk meningkatkan taraf hidup perempuan miskin dan tak sempat mengenyam pendidikan di desanya. Ketika Muhammad Yunus memulai memberikan pinjaman kepada 42 orang, Bu Ning…

Dalinem

“Pahlawan Swadaya” dari Pegunungan Candi Boko. Pemenang Pertama, Kusala Swadaya kategori Motivator Dusun Sumber Watu yang terletak di Pegunungan Kapur Candi Boko tak mengecilkan nyali Dalinem kecil menyusuri jalanan setapak sepanjang 10 KM untuk menuju sekolahnya. Berbekal prinsip hidup yang dikenalkan orang tuanya akan pentingnya pendidikan, wanita kelahiran 25 april 1951 ini mampu menyelesaikan pendidikannya…

Muhammad Yunus

Berkenalan dengan M. Yunus  “One day our grandchildren will go to museums to see what poverty was like”  (Muhammad Yunus, The Independent,May 5th 1996)  Semangat dalam semboyan diataslah yang membuat seorang Muhmmad Yunus menerima nobel perdamaian tahun 2006. Bahkan karyanya di Grameen Bank telah membuatnya menyingkirkan kandidat lainnya. Seorang Presiden yang pada masa kepemimpinannya dapat…