Madu Padamkan Luka

Luka bakar di tangan Syaeful Nurudin berangsur lenyap setelah diolesi madu selama 2 pekan. Kemeriahan kembang api pada malam Idul Fitri 2010 itu menjadi peristiwa pahit bagi Syaeful Nurudin. Salah satu dari kembang api yang ia nyalakan justru meledak di tangan kanannya. “Saya berteriak keras karena kaget,” ujar Syaeful. Kerabat yang berada di dekatnya saat…

Belimbing Wuluh: Ya Sambal Ya Herbal

Suatu hari saya berkunjung ke kebun buah di daerah Bogor bersama seorang kawan asal Aceh Tengah yang sudah lama tinggal di Jakarta. Saat sedang asyik bercakap-cakap tentang maraknya penanaman jambu kristal dengan sang pemilik kebun, mendadak kawan saya itu menyela, “Aduh, jadi ingat kampung halaman,” ujarnya sambil menunjuk sebatang pohon belimbing wuluh Averrhoa bilimbi yang…

Kersen: Buah Lezat Musuh si Manis

Kadar gula darah turun setelah konsumsi jus buah kersen. Kersen Muntingia calabura bukan hanya mengundang burung ciblek, kutilang, dan grojogan berdatangan. Burung-burung itu berteduh di bawah rindang pohon kersen sekaligus menyesap buahnya nan manis. Anak-anak juga menggemari buah anggota famili Eleocarpaceae itu. Selain lezat, buah mungil itu ternyata kaya gizi. Powered by WPeMatico

Bisnis Anthurium: Pasar Semu atau Nyata?

/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:”Table Normal”; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:””; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:”Calibri”,”sans-serif”; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Bisnis anthurium menggeliat lagi setelah lima tahun kolaps. Hasrat Nanang Koswara untuk memiliki anthurium itu tidak tertahankan. Di pelupuk mata pengusaha…