AYO IKUTi MENJADI PENERIMA “KUSALA SWADAYA”

Ayo.… daftarkan diri Anda atau orang yang Anda kenal untuk menjadi penerima Kusala Swadaya !   Apa itu KUSALA Swadaya? Merupakan suatu penghargaan, yang diberikan kepada orang-orang yang telah berinisiatif dan kreatif melakukan upaya-upaya peningkatan keberdayaan masyarakat, baik melalui aktivitas di bidang kesehatan, lingkungan, pendidikan, sosial-ekonomi maupun teknologi tepat-guna dengan pendekatan entrepreneurship (kewirausahaan).

Penghargaan 10 Wirausahawan Sosial Ashoka 2009

Bambang Ismawan menjadi salah satu penerima Penghargaan 10 Wirausahawan Sosial Ashoka Indonesia tahun 2009 Malam Penganugerahan 10 Wirausawan Sosial Ashoka 2009 serta Peluncuran Kemitraan Ashoka – KADIN Indonesia – Asosiasi Kewirausahaan Sosial di Indonesia yang diadakan pada pada tanggal 16 November 2009 di Auditorium BINUS UNIVERSITY, Kampus Anggrek Jl. Kebon Jeruk Raya No. 27, Jakarta…

Dorong Usaha Mikro!

OLEH: WHENY HARI MULJATI Bambang Ismawan, Sosok ini tak sekadar identik dengan Trubus. Kiprahnya sejak puluhan tahun lalu telah terbukti berdampak pada nasib jutaan wong cilik. Kini, kendati usianya sudah menginjak tahun ke-71, lelaki bersahaja ini masih juga berkarya. Ia antara lain terus menyerukan kepada berbagai pihak agar terlibat dalam pengembangan usaha mikro. “Sebenarnya, dalam…

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Dana Bergulir

Oleh: Bambang Ismawan Download: Buletin Bina Swadya, No. 59/Tahun XIV/Maret – April 09 Gagasan pemberdayaan masyarakat dengan menggunakan dana bergulir mulai dipikirkan ketika muncul kesadaran bahwa masyarakat miskin itu bukan the have not melainkan the have little. Bahwa mereka adalah economicaly active poor yang lebih memerlukan aksesbilitas pada  service provider (dalam hal ini lembaga keuangan)…

Konsisten, Mandiri, Kontekstual

Oleh ST Sularto Yayasan Bina Swadaya di bawah kepemimpinan Bambang Ismawan sudah lebih dari 40 tahun bergulat dengan usaha pemberdayaan masyarakat. Dalam rentang waktu 44 tahun itu Bina Swadaya tampil sebagai wahana pemberdayaan yang konsisten, mandiri, dan kontekstual, tiga kata yang merupakan “ciri khas” Bina Swadaya. Walaupun Bambang Ismawan merasa, justru hingga saat ini masyarakat…

Keswadayaan Perempuan

Keswadayaan Perempuan, Mandiri dari Segala Sektor Sejumlah perempuan mendatangi sebuah rumah di Dusun Kebon Konang, Bayat, Klaten, Jawa Tengah. Para perempuan berpenampilan sederhana itu membawa sejumlah buku besar kumal. Setelah berkumpul, mereka membahas pembukuan kas kelompok mereka. Siapa sangka jika para ibu yang kebanyakan buruh batik itu tengah mengurus perputaran uang ratusan juta rupiah. Dengan…

Indonesia Swadaya

Sumber: Buletin Bina Swadaya edisi Mei 2007 Soekarno terinsipirasi oleh seorang petani yang bernama Marhen dan kemudian melahirkan marhenisme sebagai paradigma untuk membela wong cilik. Dengan analisis struktural yang serupa, sekelompok pemuda yang bergabung dalam Ikatan Petani Pancasila (cikal bakal Bina Swadaya) meyakini keswadayaan sebagai jalan keluar dari kemiskinan. Sebuah konsepsi yang tidak secantik dan…

Gerakan Bersama Melawan Kemiskinan

Tidak hanya sebuah kegembiraan yang menyelimuti Bambang Ismawan dan Bina Swadaya setelah menerima Penghargaan sebagai Social Entrepreneur of The Year 2006. Namun, sebuah kegundahan terkeruak untuk mendorong wirausahawan sosial bergerak bersama memberantas kemiskinan. Kegundahan tersebut semakin tertumpuk ketika melihat kenyataan kemiskinan di Indonesia melonjak hingga 17,8% penduduk Indonesia. Sayangnya, pemerintah juga tidak mampu menyelesaikan permasalahan…

Mendorong Gerakan Kewirausahaan Sosial

Menyitir pendapat M Yunus, “Ketidakadilan sosial yang marak di dunia, wirausahawan social adalah jawabannya”. Bina Swadaya juga meyakini kebenaran pernyataan yang diungkapkan oleh M Yunus tersebut. Terlebih setelah Bambang Ismawan dianugerahi sebagai Social Entrepreneur of The Year 2006. Namun, penghargaan yang diterima Pak Bambang dan juga Bina Swadaya tersebut melahirkan sebuah tanggungjawab sosial baru. Sebuah…

Social Entrepreneur 2006

Entrepreneur Of The Year 2006 dari Ernst & Young Indonesia Pada tanggal 30 November 2006′ diumumkan bahwa Bapak Bambang Ismawan sebagai penerima penghargaan kategori baru “The Social Entrepreneur Of The Year 2006”. Social Entrepreneur of the Year merupakan kriteria penghargaan baru  di tahun 2006 ini, dan ada 3 finalis untuk kategori ini.