Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201
WWF dan LSM Asing Gagal Kawal Pengelolaan Hutan | binaswadaya.org      

WWF dan LSM Asing Gagal Kawal Pengelolaan Hutan

Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan akan meninjau kerjasama dengan WWF dan lembaga asing lainnya karena gagal mendukung perbaikan pengelolaan hutan di Indonesia.

Menhut mengungkapkan, kondisi hutan yang dikerjasamakan dengan lembaga asing ternyata cenderung makin buruk. Contohnya apa yang terjadi di Taman Nasional Gunung Leuser, Nangroe Aceh Daroesalam, dimana pembalakan liar terus terjadi.

Begitu juga yang terjadi di Taman Nasional Teso Nilo, Riau, yang dikelola secara kolaboratif dengan WWF, yang kondisinya kini semakin parah. “Jadi nanti kita lihat lagi bagaimana kerjasamanya,” kata dia usai meresmikan layanan perizinan satu pintu Kementerian Kehutanan, kemarin.

Menhut menjelaskan, akibat kegagalan perbaikan pengelolaan hutan secara kolaboratif tersebut, pemerintah harus menanggung beban tanggung jawab. “Padahal dana yang mereka dapat dari luar negeri begitu besar. Tapi yang diprotes kami,” kata dia. Menhut menyatakan dirinya segera kembali TN Teso Nilo dalam waktu dekat untuk menyelesaikan persoalan perambahan di sana.

Dia menyatakan Kementerian Kehutanan mengupayakan pendekatan persuasif dan kesejahteraan agar perambah mau keluar dari kawasan tersebut. “Kami tidak lagi menggunakan pendekatan security, kekerasan. Tapi kesejahteraan. Makanya tidak mungkin perambah ditangkap satu-satu. Tapi kami upayakan untuk mencari lahan pengganti di luar taman nasional,” katanya.

Ke depan, menhut mengaku akan berhati-hati untuk melakukan kerjasama dengan lembaga asing. Terpisah, Ketua Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Nana Suparna berpendapat, semua pihak, tidak hanya WWF, perlu dievaluasi agar dapat membangun manajemen yang baik. “Evaluasi dilakukan untuk memperoleh hasil yang lebih baik,” kata dia.

Ketua Forum Pengembangan Perkebunan Strategis Berkelanjutan (F2SB) Achmad Mangga Barani menambahkan, pemerintah perlu mengawasi dan membatasi ruang gerak LSM yang merugikan kepentingan bangsa. Akibat kampanye negatif LSM, beberapa produk ekspor nasional menghadapi kesulitan di pasar ekspor. Diantaranya minyak sawit serta pulp dan kertas.

“Ekonomi kita sangat tergantung terhadap ekspor. Kalau produk-produk nasional tidak diterima di pasar ekspor akibat dikambinghitamkan, akan jadi masalah bagi ekonomi kita,” papar Mangga. Selain mencemarkan nama baik Indonesia, kampanye negatif dari LSM menguras waktu dan biaya pelaku usaha Indonesia karena harus meng-counternya. Hal itu berdampak terhadap daya saing usaha dalam negeri. “Seharusnya pemerintah memproteksi industri dalam negeri dari gangguan LSM asing,” jelas dia.

Taman Nasional Teso Nilo yang dikelola secara secara kolaboratif dengan WWF saat ini mengalami deforestasi berat. Berdasarkan analisis citra landsat dalam kurun satu dekade terakhir, setidaknya 46.960 hektare hutan kaya karbon dan rumah bagi satwa eksotis, gajah dan harimau sumatera di sana telah musnah.

Awalnya luas TNTN hanya 38.576 hektare berdasarkan surat keputusan menhut No.255/Menhut-II/2004. Lewat inisiatif WWF,TNTN kemudian diperluas menjadi 83.068 hektare berdasarkan SK No.663/Menhut-II/2009. TNTN kemudian dikelola secara kolaboratif bersama WWF Saat ini, hutan alam di TNTN sudah hilang hingga 64%. Sementara, khusus pada areal perluasan, hutan alam yang hancur telah mencapai 83%.

Sumber:http://www.harianterbit.com/2013/09/12/wwf-dan-lsm-asing-gagal-kawal-pengelolaan-hutan/

Pertanianku — Beragam jenis tanaman buah biasa dibudidayakan dengan berbagai car [...]

Pertanianku — Cara menyuburkan tanah bisa dilakukan dengan pemberian pupuk. Sela [...]

Pertanianku — Penggunaan bahan alami untuk menyuburkan tanah sudah digunakan sej [...]

Pertanianku — Bagaimana trik agar jagung manis berbuah lebat? Ya, siapa yang tid [...]

Pertanianku — Ada beberapa jenis anggur yang tersebar di seluruh dunia. Salah sa [...]

Pertanianku — Bisnis beternak ayam kampung sangat menjanjikan. Bagaimana tidak? [...]

Pertanianku — Sejak dulu, daun jambu biji dipercaya dapat mengatasi diare. Untuk [...]

Pertanianku — Apakah Anda ingin memelihara tanaman hias air? Ada banyak jenis ta [...]

Pertanianku — Jenis sapi perah alias sapi penghasil susu ada banyak jenisnya. Sa [...]

Pertanianku — Berbagai cara mengupas mangga bisa dipraktikkan untuk menikmati bu [...]

RSS Error: WP HTTP Error: cURL error 28: Connection timed out after 10001 milliseconds