Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201
Target PKH Naik 4 Juta KPM | binaswadaya.org      

Target PKH Naik 4 Juta KPM

Harry Hikmat:  “Target PKH Naik 4 Juta KPM Karena Presiden Percaya Kinerja Pendamping”

Presiden menaikkan target Program keluarga Harapan (PKH) Tahun 2018 sebanyak 4 juta menjadi 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Keputusan Pemerintah untuk menaikkan target PKH tidak lepas dari kinerja Pendamping PKH.

“Keputusan Presiden Joko Widodo untuk menaikkan target PKH tahun 2018 tidak lepas dari kinerja Pendamping yang telah menunjukkan komitmen dalam mengawal PKH,” Ujar Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat.

Usai mendampingi Menteri Sosial dalam penyaluran PKH di SMA Negeri 1 Kota Palembang (22/2), Harry memanfaatkan waktu untuk menyapa para Pendamping dan Operator PKH se-Kota Palembang. Sebanyak 251 Pendamping berkumpul di Aula Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan.

Pendamping PKH tahun 2018 untuk Provinsi Sumatera Selatan sebanyak 1.531 orang, terdapat penambahan Pendamping sebanyak 824 dari tahun 2017 sebanyak 707 orang. “Khusus untuk Kota Palembang ada penambahan sebanyak 141, sehingga jumlah seluruhnya menjadi 251 orang,” papar Harry.

Target KPM PKH Provinsi Sumatera Selatan tahun 2018 sebanyak 353.481 KPM, terdapat tambahan KPM sebanyak 161.359 KPM dari tahun 2017 sebanyak 192.122 KPM. “Kota Palembang terdapat penambahan yang cukup signifikan yaitu 27.144 KPM. Jumlah ini merupakan yang paling banyak di Sumatera Selatan,” kata Harry.

Hadir pada kegiatan tersebut Direktur Jaminan Sosial Kementerian Sosial Keluarga Nur Pujianto, Plt. Kepala Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan Adi Darmadi dan Kepala Bidang Bantuan Bantuan Jaminan Sosial Kota Palembang Azhari Romli.

Militansi Pendamping sudah teruji, berdasarkan survey bulan September 2017, angka kemiskinan berkurang sebanyak 1, 19 juta. “Itu semua merupakan buah dari kerja seluruh Pendamping, PKH mengedepankan pendampingan. Berbeda dengan BLT (red-Bantuan Langsung Tunai) yang dijalankan oleh Pemerintahan sebelumnya,” lanjut Harry.

Seperti diketahui bahwa Kementerian Sosial telah melaunching Contact Center PKH dengan tujuan untuk menyediakan media saluran pengaduan bagi masyarakat maupun instansi terkait. “Jika ada permasalahan yang dihadapi di lapangan, gunakanlah media pengaduan yang tepat agar permasalahannya tidak berkembang sehingga dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Kementerian Sosial telah menyediakan nomor pengaduan yaitu 15000299,” lanjut Harry. (Humas/Linjamsos)

Sumber: https://www.kemsos.go.id

Pertanianku — Saat memakan buah apel, umumnya kita membuang bagian kulit, teruta [...]

Pertanianku — Hari raya Idul Adha identik dengan daging kurban. Biasanya, kita a [...]

Pertanianku — Beragam jenis makanan sehat banyak menjadi asupan pada saat seseor [...]

Pertanianku — Menghilangkan bekas getah pisang pada baju cukup sulit dilakukan. [...]

Pertanianku — Jeruk memiliki keunikan rasa manis dan asam yang membuatnya terasa [...]

Pertanianku — Bawang merah dan cabai merupakan dua jenis tanaman yang bernilai e [...]

Pertanianku — Ayam arab adalah ayam jenis petelur unggul yang banyak diidolakan [...]

Pertanianku — Tanaman bunga kerap dijadikan tanaman penghias pekarangan rumah. N [...]

Pertanianku — Trik menyimpan buah pisang bisa diterapkan agar buah ini bisa disi [...]

Pertanianku — Buah plum digemari karena dipercaya bisa membantu menurunkan berat [...]

RSS Error: WP HTTP Error: cURL error 28: Connection timed out after 10001 milliseconds