Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201
Smartphone Berikan Peluang Pemberdayaan Bagi Perempuan | binaswadaya.org      

Smartphone Berikan Peluang Pemberdayaan Bagi Perempuan

Kehadiran smartphone dalam kehidupan telah melahirkan budaya baru dalam masyarakat, termasuk bagi perempuan urban. Hadirnya smartphone ini menghadapkan perempuan pada beragam situasi yang mendua.

Dosen Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Jendral Soedirman, Mite Setiansah, menyebutkan penggunaan smartphone memberikan peluang pemberdayaan bagi perempuan. Namun begitu, alat komunikasi ini juga berpeluang melanggengkan konstruksi nilai dominan tentang perempuan.

“Smartphone bahkan bisa menjadi alat represi baru bagi perempuan. Namun demikian, menghindari penetrasi smartphone dalam kehidupan sehari-hari saat ini bukanlah hal yang mudah,” jelasnya, Selasa (12/1) saat ujian terbuka program doktor di Sekolah Pascasarjana UGM.

Mempertahankan disertasi berjudul “ Pemaknaan Smartphone oleh Perempuan Urban: Interaksi Gender, Kelas, dan Agama”, Mite menyampaikan smartphone telah mengaburkan batasan ruang publik/domestik, produktif/reproduktif, work/pleasure time yang selama ini seringkali membuat perempuan represi dan subordinasi. Melalui smartphone perempuan tidak lagi bisa berposisi sebagai objek/konsumen, tetapi juga bisa menjadi subjek/produsen.

Menurutnya, perempuan bisa mengkonstruksi identitas dirinya sebagai subjek. Perempuan bisa menyuarakan gagasan dan pikiran yang dalam situasi tertentu tidak selalu didengar di dunia nyata. Disamping itu perempuan bisa memperoleh kesempatan untuk mengaktualisasikan diri, memperoleh posisi, serta berpartisipasi dalam praktik ekonomi, sosial hingga keagamaan secara leluasa.

“Smartphone telah membuka peluang yang luas bagi perempuan untuk memiliki keberdayaan (agency),” terangnya.

Sementara disisi lain, kehadiran smartphone menimbulkan beban tambahan bagi perempuan dengan sifatnya yang mengaburkan batasan ruang dan waktu. Praktik ekonomi yang dilakukan perempuan melalui smartphone saat ini telah menambah beban perempuan.

“Beban perempuan yang semula dikatakan hanya berkutat dengan sumur, dapur, dan kasur, dalam waktu bersamaan kini juga berurusan dengan order, transfer, dan deliver,” ujarnya. (Humas UGM/Ika)

https://www.ugm.ac.id/id/berita/11027-kehadiran.smartphone.berikan.peluang.pemberdayaan.bagi.perempuan

Pertanianku — Fenomena harga cabai yang melambung tinggi terjadi lagi. Ikatan Pe [...]

Pertanianku — Komoditas perkebunan memiliki kontribusi besar dalam peningkatan e [...]

Pertanianku — Kementerian Pertanian (Kementan) menilai, pupuk menjadi kunci kema [...]

Pertanianku — Beragam jenis tanaman buah biasa dibudidayakan dengan berbagai car [...]

Pertanianku — Cara menyuburkan tanah bisa dilakukan dengan pemberian pupuk. Sela [...]

Pertanianku — Penggunaan bahan alami untuk menyuburkan tanah sudah digunakan sej [...]

Pertanianku — Bagaimana trik agar jagung manis berbuah lebat? Ya, siapa yang tid [...]

Pertanianku — Ada beberapa jenis anggur yang tersebar di seluruh dunia. Salah sa [...]

Pertanianku — Bisnis beternak ayam kampung sangat menjanjikan. Bagaimana tidak? [...]

Pertanianku — Sejak dulu, daun jambu biji dipercaya dapat mengatasi diare. Untuk [...]

RSS Error: WP HTTP Error: cURL error 28: Connection timed out after 10001 milliseconds