Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201
Pemerintah Gagal Pangkas Kemiskinan | binaswadaya.org      

Pemerintah Gagal Pangkas Kemiskinan

Pemerintah gagal memangkas kemiskinan sesuai target yang ditetapkannya sendiri. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2009-2014 menargetkan kemiskinan tahun 2014 sebanyak 8-10 persen dari total penduduk Indonesia. Namun, proyeksi terakhir mengarah 10,54-10,75 persen.

Proyeksi pemerintah yang meleset dari target tersebut terungkap dalam rapat kerja Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (Banggar DPR) dengan Menteri Keuangan M Chatib Basri dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Armida Salsiah Alisjahbana di Jakarta, Rabu (19/2/2014).

Rapat membahas perkembangan ekonomi 2014 itu dipimpin Ketua Banggar DPR dari Fraksi Partai Golkar, Ahmadi Noor Supit. Terdapat 27 tanda tangan dalam daftar hadir anggota Banggar DPR. Namun yang hadir secara fisik hanya 17 orang.

Chatib dalam rapat kerja mengatakan, situasi perekonomian global tahun 2014 diprediksi membaik dibandingkan tahun 2013. Ini tampak dari proyeksi pertumbuhan global yang dikoreksi dari 3,6 persen menjadi 3,7 persen menyusul tren perbaikan ekonomi di Amerika Serikat. Di sisi lain, negara berkembang mengalami tekanan di pasar keuangan. Pasalnya, akan ada arus modal keluar. Oleh sebab itu, pertumbuhan ekonomi lima negara ASEAN, termasuk Indonesia, direvisi turun, dari 5,4 persen menjadi 5,1 persen.

Dalam konteks itu, realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan mengarah ke 5,8-6 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2014 sebesar 6 persen. Sementara inflasi diperkirakan 5,4-5,7 persen dari target 5,5 persen. Atas proyeksi tersebut, mengutip paparan Armida, target angka kemiskinan dan pengangguran akan meleset dari target. APBN 2014 menargetkan angka kemiskinan sebanyak 9-10,5 persen. Namun, proyeksinya mengarah ke 10,54-10,75 persen.

Ini berarti realisasi diproyeksikan meleset dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2009-2014 sebesar 8-10 persen pada tahun 2014. Artinya, pemerintah gagal memberantas kemiskinan sesuai targetnya sendiri.

Tingkat pengangguran tidak banyak berubah. Dari target APBN 2014 sebanyak 5,7-5,9 persen, pemerintah memproyeksikan realisasinya 5,7-6 persen. Target RPJMN 2009-2014 adalah 5-6 persen pada tahun 2014.

Anggota Banggar DPR dari Fraksi PDI-P, Dolfie OFP, berpendapat, 20 persen kelompok masyarakat teratas menikmati penambahan kue pembangunan sebanyak 8 persen selama 2004- 2014. Sementara 40 persen kelompok masyarakat terbawah justru mengalami pengurangan kue pembangunan sebanyak 4 persen.

”Artinya, pertumbuhan ekonomi selama ini lebih banyak dinikmati kelompok ekonomi atas. Bertambahnya rasio Gini dari 0,38 tahun 2010 menjadi 0,41 sejak tahun 2011 adalah buktinya,” kata Dolfie. (LAS)

 Sumber : http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2014/02/20/0713236/Pemerintah.Gagal.Pangkas.Kemiskinan

 

Pertanianku — Beragam jenis tanaman buah biasa dibudidayakan dengan berbagai car [...]

Pertanianku — Cara menyuburkan tanah bisa dilakukan dengan pemberian pupuk. Sela [...]

Pertanianku — Penggunaan bahan alami untuk menyuburkan tanah sudah digunakan sej [...]

Pertanianku — Bagaimana trik agar jagung manis berbuah lebat? Ya, siapa yang tid [...]

Pertanianku — Ada beberapa jenis anggur yang tersebar di seluruh dunia. Salah sa [...]

Pertanianku — Bisnis beternak ayam kampung sangat menjanjikan. Bagaimana tidak? [...]

Pertanianku — Sejak dulu, daun jambu biji dipercaya dapat mengatasi diare. Untuk [...]

Pertanianku — Apakah Anda ingin memelihara tanaman hias air? Ada banyak jenis ta [...]

Pertanianku — Jenis sapi perah alias sapi penghasil susu ada banyak jenisnya. Sa [...]

Pertanianku — Berbagai cara mengupas mangga bisa dipraktikkan untuk menikmati bu [...]

RSS Error: WP HTTP Error: cURL error 28: Connection timed out after 10001 milliseconds