Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201
Kusala di Warta Kota: "Kompas Raih Kusala Swadaya 2011" | binaswadaya.org      

Kusala di Warta Kota: “Kompas Raih Kusala Swadaya 2011”

Kompas Raih Kusala Swadaya 2011. Komitmen Harian Kompas mengangkat isu-isu pemberdayaan patut patut mendapat penghargaan dan diteladani oleh media massa yang lain. Tanpa peran media massa, isu-isu pemberdayaan masyarakat tidak akan pernah ada gaungnya. “Isu pemberdayaan tidak pernah mendapat perhatian dari pemerintah yang terlalu sibuk mengurus dirinya sendiri. Hanya dengan peran media massa lah isu tersebut dapat muncul kepermukaan,” kata pendiri lembaga social entrepeneur Bina Swadaya Bambang Ismawan dalam penganugerahan Kusala Swadaya 2011 di Jakarta Kamis (27/10).

Harian Kompas dianugerahi Kusala Swadaya untuk kategori media massa. Harian Kompas dinilai aktif menggali dan memberitakan aktivitas para aktivis pemberdayaan masyarakat dan kewirausahaan nasional. “Penghargaan ini  merupakan recognition atau pengakuan atas dedikasi Harian Kompas terhadap isu-isu tersebut,” kata Bambang.

Penghargaan diserahkan oleh Direktur Lembaga Studi Pers dan Pembangunan (LSPP) Ignatius Haryanto, dan diterima oleh  Wakil Pemimpin Redaksi Kompas Trias Kuncahyono. Kompas terpilih dari 18 nominator media massa nasional, daerah, dan berbahasa Inggris. Selain Kompas, penghargaan Kusala Swadaya diberikan untuk koran daerah Bali Pos.

Kusala Swadaya diselenggarakan oleh Yayasan Bina Swadaya. Dewan Juri antara lain praktisi usaha Sandiaga S Uno, penulis Arswendo Atmilowoto, Direktur Eksekutif Bina Desa Dwi Astuti, budayawan Mohammad Sobary, dan Ketua The Institute for Ecosoc Rights Sri Palupi.

Ignatius mengemukakan, Harian Kompas hampir setiap hari mengangkat kewirausahaan sosial masyarakat dalam rubriknya di halaman 16. Ia  menilai, topik keswadayaan masyarakat hingga kini belum terlalu diperhatikan oleh media massa.

“Berita keswadayaan lebih banyak omongan pejabat, tapi kisah-kisah sesungguhnya dari masyarakat yang berdaya dan berinisiatif masih sedikit,” ujarnya. Pihaknya berharap semakin banyak media-media lain yang mengangkat keswadayaan masyarakat.

Sementara itu Trias mengatakan isu-isu pemberdayaan memang telah menjadi concern lembaganya sejak lama. “Ini berkaitan dengan filosofi kami menghibur yang papa dan mengingatkan yang mapan,” katanya.

Mantan TKI

Untuk kategori pelaku wirausaha sosial tahun ini terpilih  Berti Sarova yang memelopori pasar rintisan bagi mantan tenaga kerja Indonesia (TKI) di Lampung. Berkat kegigihannya, kini berdiri sebuah pasar dan koperasi di Lampung yang pelakunya adalah TKI dan mantan TKI.

Sementara itu Dwi Haenri Srah Prasadja terpilih sebagai pemenang kategori pendamping lelompok swadaya masyarakat. Ia mendamping kegiatan keuangan mikro ala Grameen Bank di dua kecamatan itu di Kabupaten Semarang.

Adapun penghargaan bagi kelompok wirausaha sosial diberikan kepada dua kelompok, yakni Kelompok Perempuan Nelayan Puspita Bahari di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, dan Kelompok Sumber Sira di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Puspita Bahari mengatasi kekumuhan di kampung nelayan, sementara Sumber Sira berkontribusi menyediakan air bersih, mengurangi penyakit, dan meningkatkan perekonomian.

Kusala Swadaya tahun ini merupakan kedua kalinya. Sebelumnya, Kusala Swadaya digelar pada tahun 2007. (Rusna Djanur Buana)

http://wartakota.co.id/detil/berita/63207/Kompas-Raih-Kusala-Swadaya-2011

Pertanianku — Bisnis peternakan ayam selalu menjadi incaran peternak pemula. Kin [...]

Pertanianku — Berkebun merupakan kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat untuk [...]

Pertanianku — Hortikultura diartikan sebagai tanaman kebun. Biasanya, tanaman ya [...]

Pertanianku — Ada berbagai cara mengupas kiwi yang bisa Anda lakukan sebelun men [...]

Pertanianku — Proses pematangan mangga seringkali belum sempurna ketika buah ini [...]

Pertanianku — Kolam ikan akan lebih hidup jika ditambahkan dengan tanaman hias a [...]

Pertanianku — Fenomena harga cabai yang melambung tinggi terjadi lagi. Ikatan Pe [...]

Pertanianku — Komoditas perkebunan memiliki kontribusi besar dalam peningkatan e [...]

Pertanianku — Kementerian Pertanian (Kementan) menilai, pupuk menjadi kunci kema [...]

Pertanianku — Beragam jenis tanaman buah biasa dibudidayakan dengan berbagai car [...]

RSS Error: WP HTTP Error: cURL error 28: Connection timed out after 10000 milliseconds