Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201
IKM Serap 78 Persen Tenaga Kerja pada Sektor Industri | binaswadaya.org      

IKM Serap 78 Persen Tenaga Kerja pada Sektor Industri

Pihak Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bekerjasama dengan pihak Dekranasda DKI Jakarta menggelar pameran produk IKM 2014 (Jackraft VII) di Plaza Kementerian Perindustrian, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Pameran itu sendiri akan berlangsung sampai tanggal 12 Desember 2014.

Dirjen Industri Kecil Menengah (IKM) Euis Saedah, menuturkan saat ini Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Indonesia memiliki peran penting dalam mendukung tatanan perekonomian nasional, hal tersebut dikarenakan adanya keunikan tersendiri seperti populasi unit usaha yang sangat banyak.

“Penyebaran unit usaha IKM sudah hampir merata di seluruh wilayah Indonesia, dengan berbagai¬† jenis dan ragam produknya yang sangat banyak dan luas,” katanya kepada wartawan, Selasa (9/12/2014).

Dia menjelaskan, penyerapan tenaga kerja dari IKM kini telah mencapai sekitar 78% dari sektor industri, yang kerap dijadikan sebagai sumber pendapatan dan menjadi gantungan hidup keluarga dari masyarakat golongan ekonomi menengah ke bawah. Selain itu, lanjutnya, IKM juga dijadikan sebagai wahana persemaian tumbuhnya para wirausaha baru yang mencerminkan nuansa ekonomi kerakyatan.

“Sebagai negara industri maju baru, sektor industri Indonesia harus mampu memenuhi beberapa kriteria dasar di antaranya yaitu IKM yang memiliki kemampuan seimbang dengan industri besar, memiliki peranan dan kontribusi tinggi bagi perekonomian nasional dan telah memiliki daya saing yang mampu menghadapi liberalisasi penuh dengan negara-negara APEC,” jelas dia.

Kata Euis, melihat kriteria tersebut, diharapkan pada tahun 2020 kontribusi industri non-migas terhadap PDB telah mampu mencapai 30%, dimana kontribusi industri kecil ditambah industri menengah sama atau mendekati kontribusi industri besar.

“Selama kurun waktu 2010 sampai dengan 2020 industri harus tumbuh rata-rata 9,43% dengan pertumbuhan industri kecil minimal sebesar 10,00%, industri menengah sebesar 17,47% dan industri besar sebesar 6,34%,” ucapnya.

Untuk terwujudnya semua itu, pihaknya telah menetapkan dua pendekatan guna membangun daya saing industri nasional yang tersinergi dan terintegrasi antara pusat dan daerah. “Pertama kita melalui pendekatan top-down dengan pengembangan 35 klaster industri prioritas yang direncanakan dari Pusat (by design) dan diikuti oleh partisipasi daerah yang dipilih berdasarkan daya saing internasional serta potensi yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Kedua, melalui pendekatan bottom-up dengan penetapan kompetensi inti industri daerah yang merupakan keunggulan daerah, di mana pusat turut membangun pengembangannya, sehingga daerah memiliki daya saing,” tambah Euis.

Lebih lanjut dia menambahkan, pengembangan kompetensi inti di tingkat provinsi disebut sebagai Industri Unggulan Provinsi dan di tingkat kabupaten/kota disebut Kompetensi Inti Industri Kabupaten/Kota.

“Pendekatan kedua ini merupakan pendekatan yang didasarkan pada semangat Otonomi Daerah. Penentuan pengembangan industri melalui penetapan klaster industri prioritas dan kompetensi inti industri daerah sangat diperlukan guna memberi kepastian dan mendapat dukungan dari seluruh sektor di bidang ekonomi termasuk dukungan perbankan,” imbuh Euis.

Kendati demikian, Euis berharap sektor IKM dapat lebih meningkatkan inovatif supaya IKM memilik daya saing dengan negara lain. “Mudah-mudahan kerjasama ini dapat terus terjalin untuk membantu memajukan industri Indonesia terutama dalam sektor IKM, sehingga Dekranasda DKI Jakarta, dapat lebih meningkatkan keberadaannya untuk memberikan fasilitasi kepada para perajin dan terus memberikan pembinaan, agar mereka menjadi lebih kreatif dan inovatif agar memiliki daya saing tinggi,” pungkas dia.

Sumber : http://harianterbit.com/read/2014/12/09/13444/21/21/IKM-Serap-78-Persen-Tenaga-Kerja-pada-Sektor-Industri

Kategori

Arsip Blog