Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201
Harga Karet Rendah, Petani Kesulitan Membayar Kredit | binaswadaya.org      

Harga Karet Rendah, Petani Kesulitan Membayar Kredit

Harga karet terus terpuruk, hanya berkisar Rp 6.000, per kilogram. Rendahnya harga karet ini mengakibatkan banyak petani karet tidak bisa membayar kredit atau cicilan pembayaran kendaraan.

Hal itu dikatakan Marianus (53) salah seorang petani kebun karet di Kecamatan Sungai Amabawang Kabupaten Kubu Raya, Senin (12/5).

Ia mengatakan, sejak beberapa bulan terakhir ini harga karet terus turun, sebelum terjadi penurunan ini, harga karet berskisar puluhan ribu perkilo. Namun sejak terjadinya penurunan, harga karet turun hingga Rp 6.000.

Kondisi harga seperti ini sangat memberatkan petani kebun karet, karena harga jual karet menjadi lebih kecil. Dikatakan demikian karena sebagian besar masyarakat petani karet atau pemilik kebun karet tidak memiliki mata pencaharian lain.

Saat harga karet mencapai Rp 20.000, per kilo, kehidupan petani sangat baik dan dapat menyimpan atau menabung. Selain itu petani karet juga dapat membeli kendaraan roda dua dengan cara kredit atau cicilan.

Ia menambahkan, selama harga karet cukup baik yaitu berada di atas sepuluh ribu pihaknya dapat membayar kredit dengan lancar. Namun sejak terjadinya penurunan harga karet, pihaknya mulai kesulitan membayar kredit kendaraan.

Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan sehari hari juga sudah mulai kesulitan. Sebab mata pencaharian untuk memenuhi kebutuhan hidup hanya mengandalkan hasil penjualan panen karet setiap hari.

Sekarang ini, harga karet cukup rendah dan hasil panennya juga tidak tetap artinya selalu berubah tergantung kondisi cuaca. Rendahnya harga karet ini mengakibatkan petani menjadi malas atau enggan memanen atau menoreh karet.

Padahal karet harus di panen atau ditoreh setiap hari dan waktunya selalu dimulai pada subuh hari. Jika memanen atau menorah terlalu siang maka getahnya tidak akan keluar.

Ia berharap agar harga karet ini semakin meningkat atau lebih mahal. Sehingga petani karet dapat memenuhi kebutuhan hidup serta membayar kredit kendaraan yang sudah dibeli.

Sumber : http://www.beritasatu.com/industri-perdagangan/183637-harga-karet-rendah-petani-kesulitan-membayar-kredit.html

Pertanianku — Beragam jenis tanaman buah biasa dibudidayakan dengan berbagai car [...]

Pertanianku — Cara menyuburkan tanah bisa dilakukan dengan pemberian pupuk. Sela [...]

Pertanianku — Penggunaan bahan alami untuk menyuburkan tanah sudah digunakan sej [...]

Pertanianku — Bagaimana trik agar jagung manis berbuah lebat? Ya, siapa yang tid [...]

Pertanianku — Ada beberapa jenis anggur yang tersebar di seluruh dunia. Salah sa [...]

Pertanianku — Bisnis beternak ayam kampung sangat menjanjikan. Bagaimana tidak? [...]

Pertanianku — Sejak dulu, daun jambu biji dipercaya dapat mengatasi diare. Untuk [...]

Pertanianku — Apakah Anda ingin memelihara tanaman hias air? Ada banyak jenis ta [...]

Pertanianku — Jenis sapi perah alias sapi penghasil susu ada banyak jenisnya. Sa [...]

Pertanianku — Berbagai cara mengupas mangga bisa dipraktikkan untuk menikmati bu [...]

RSS Error: WP HTTP Error: cURL error 28: Connection timed out after 10001 milliseconds