Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201
E- Warong, Pemanfaatan Teknologi Atasi Kemiskinan | binaswadaya.org      

E- Warong, Pemanfaatan Teknologi Atasi Kemiskinan

Forum bertajuk “Penanganan Kemiskinan dari Perspektif Kerja Sama Antar Kementerian Lembaga” diselenggarakan Biro Humas Kementerian Sosial pada Selasa (27/9) di Hotel Shantika TMII Jakarta. Forum ini merupakan bagian dari Forum tematik Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) yang menghadirkan narasumber Direktur Jenderal Penanganan Kemiskinan Kementerian Sosial dan Sekretaris Jenderal Forum CSR Kesejahteraan Sosial, dikemas dalam bentuk mini talkshow dengan dipandu moderator Joko Haryanto.

Target penurunan angka kemiskinan sebesar 1% dalam jangka waktu 5 tahun yang dicanangkan Kementerian Sosial membutuhkan kerja keras yang luar biasa. Data BPS menyebutkan angka kemiskinan mencapai 10, 8% atau 28,01 juta jiwa, angka ini turun pada periode yang sama di bulan Maret 2015. Meskipun sejak 2005 telah terjadi penurunan kemiskinan, namun angka ketimpangan (gini ratio) yang merangkak naik antara kelas menengah ke atas dan kelas bawah dikhawatirkan mudah menyulut kerusuhan sosial. Berbagai program telah diluncurkan diantaranya adalah e-Warong (Elektronik Warung Gotong Royong) yang dimaksudkan untuk mewujudkan kemandirian keluarga miskin.

Dalam kesempatan tersebut, Dirjen Penanganan Fakir Miskin, Andi Z Dulung menjelaskan tentang e-Warong. E- Warong merupakan program pengentasan kemiskinan dengan model pemberdayaan  yang menerapkan pengelolaan keuangan secara digital. Teknologi yang digunakan adalah teknologi web based technology, pemerintah membuka rekening di bank terpilih kemudian bank mencetak kartu, kartu diaktivasi dalam bentuk e-voucher.

“Prinsip dasar bantuan e-voucher dimana diberikan bantuan nantinya tidak boleh mengambil cash tapi pangan seperti minyak, gula dan beras, daging yang disiapkan oleh Bulog sehingga masyarakat punya kekuatan untuk memilih sesuai kebutuhannya,” ujar Andi.

E-Warong  menyediakan kebutuhan pokok sehari-hari yang dijamin suplier bahwa harga yang ditawarkan lebih murah bagi anggota keluarga miskin khususnya peserta PKH, menjadi tempat menyalurkan sembako murah dari Bulog, dan tempat pemasaran produk-produk Kelompok Usaha Bersama dan hasil usaha ekonomi produktif peserta PKH.

Karena e-Warung ini menjadi tempat penyaluran bantuan sosial (Bansos), maka secara otomatis juga menjadi agen Bank penyalur Bansos. Pengelolaan keuangan secara digital e-Warong sesuai dengan arahan Presiden bahwa setiap bantuan harus non tunai dan melalui sistem perbankan (program keuangan inklusi)  agar terkontrol, mudah terpantau dan mengurangi penyimpangan. Program Keuangan Inklusi melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Setiap anggota e-Warong menjadi anggota Koperasi Masyarakat Indonesia Sejahtera (KMIS) dimana pengurusnya merupakan pendamping PKH maupun sosial entrepreneur sehingga dapat disebut e-Warong menjadi outlet koperasi dimana terdapat unit Simpan Pinjam dengan jaminan koperasi.

Lebih lanjut, Andi menerangkan dimasa mendatang  direncanakan semua program penanganan kemiskinan akan disinergikan menjadi satu. Beragam kartu dijadikan satu. Artinya 1 keluarga 1 rekening  dan 1 rekening mampu menampung bantuan apa saja. Sehingga bantuan dapat tepat sasaran, tepat waktu dan tepat jumlah.

“Kalau kita tidak berpihak pada orang miskin maka kita tidak akan bisa menolong mereka.” tegas Andi. Saat ini telah terbentuk 40 e-Warong dari target 300 pada tahun 2016. Tahun depan diharapkan 3000 e-Warong terbentuk di seluruh Indonesia.

Selama ini Kementerian Sosial bersama Kementerian Lembaga terkait menerapkan  strategi bertahap/ strategy graduation dalam menurunkan angka kemiskinan. Tahap pertama melalui pendekatan dengan pemberian bantuan langsung  melalui Kartu Indonesia Sehat (KIS), Beras Sejahtera (Rastra) serta Kartu Indonesia Pintar (KIP). Penerima bantuan berdasarkan  Basis Data Terpadu bekerjasama dengan BPS,  Kementerian Dalam Negeri, Bappenas, Kementerian Koordinator bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan serta TNP2K. Kemudian dilanjutkan pemberian bantuan bersyarat/ conditional cash transfer  dengan Program Keluarga Harapan (PKH), perbaikan rumah, kemudian diberikan pemberdayaan Usaha Ekonomi Produktif atau Kelompok Usaha Bersama.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Forum CSR Kesejahteraan Sosial, Iyuk Wahyudi menyatakan Forum CSR sebagai  jembatan korporat BUMN, Swasta dan pemerintah guna mengoptimalkan dana CSR yang merupakan tanggungjawab perusahaan pada masyarakat sekitar siap mendukung setiap program penanganan fakir miskin yang dilaksanakan pemerintah dan bekerjasama dalam penyaluran bantuan dengan memanfaatkan Dana Basis Terpadu.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, Harry Z. Soeratin, Inspektur Jenderal Kementerian Sosial, Emmy Widyanti dan Direktur Jenderal Komunikasi Informasi Publik, Rosarita Niken Widiastuti serta anggota Bakohumas perwakilan dari masing-masing Kementerian/Lembaga.

Sumber: https://www.kemsos.go.id

Pertanianku — Fenomena harga cabai yang melambung tinggi terjadi lagi. Ikatan Pe [...]

Pertanianku — Komoditas perkebunan memiliki kontribusi besar dalam peningkatan e [...]

Pertanianku — Kementerian Pertanian (Kementan) menilai, pupuk menjadi kunci kema [...]

Pertanianku — Beragam jenis tanaman buah biasa dibudidayakan dengan berbagai car [...]

Pertanianku — Cara menyuburkan tanah bisa dilakukan dengan pemberian pupuk. Sela [...]

Pertanianku — Penggunaan bahan alami untuk menyuburkan tanah sudah digunakan sej [...]

Pertanianku — Bagaimana trik agar jagung manis berbuah lebat? Ya, siapa yang tid [...]

Pertanianku — Ada beberapa jenis anggur yang tersebar di seluruh dunia. Salah sa [...]

Pertanianku — Bisnis beternak ayam kampung sangat menjanjikan. Bagaimana tidak? [...]

Pertanianku — Sejak dulu, daun jambu biji dipercaya dapat mengatasi diare. Untuk [...]

RSS Error: WP HTTP Error: cURL error 28: Connection timed out after 10001 milliseconds