Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201
Dukung Produk Pangan Lokal! | binaswadaya.org      

Dukung Produk Pangan Lokal!

Saatnya petani Indonesia dibuat berdaya.  Terlebih di tengah gempuran produk pangan impor saat ini.  Untuk itu perlu ada upaya nyata agar produk hasil pertanian rakyat dikenal dan dikonsumsi sebanyak mungkin rakyat Indonesia.

Ketua Panitia Penyelenggara Agrinex Expo 2014, Rifda Ammarina mengatakan saat ini petani Indonesia berada dalam kondisi terpuruk. Indikasinya yaitu kesejahteraan yang minim. “Kebanyakan petani dalam golongan miskin,” katanya dalam konprensi pers 8th Agrinex Expo di Recapital Building, Selasa (18/3).

Untuk itu Agrinex hadir agar masyarakat luas semakin mengetahui kompetensi yang dimiliki petani lokal. Acara ini akan hadir sebagai bentuk edukasi dan promosi produk-produk pertanian terpilih  dari berbagai daerah.

Salah satu yang baru dari Agrinex kali ini yaitu kehadiran Rumah Hijau. Konsep rumah ini yaitu memanfaatkan pekarangan rumah untuk tanaman pangan dengan memproduksi sendiri pupuk organik dan menjadikan halaman sebagai resapan air. Tujuannya yaitu agar masyarakat mau terlibat langsung merealisasikan konsep ini di rumah masing-masing.

Harapannya, konsep ini dapat meningkatkan gizi serta meningkatkan kualitas hidup keluarga. Kehadiran Rumah Sehat didukung langsung oleh Kementerian Perumahan Rakyat. Acara ini juga didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan dan lainnya.

Masih di Agrinex, pengunjung dapat menjumpai Taman Agrowista Nusantara seluas 800 meter yang akan digelar di prefunction assembly hall JCC. Di taman ini, pengunjung dapat mengikuti demo dan mempraktek cara menanam tanaman secara vertikal, horizontal di tanah atau di balkon dan di atap rumah.

Pengunjung tidak dikenakan harga tiket masuk untuk memasuki area pameran. Selama tiga hari, pengunjung juga bisa mengkuti dialog dengan berbagai tema terkait  Agrowisata, Agribisnis dan lingkungan.

Ketua Yayasan Coop Indonesia Foundation, Hadi Suseno mengatakan sektor pangan patut didukung penuh untuk tumbuh dan berkembang. Apalagi invasi yang dilakukan pihak asing makin tak terbendung. “Ekonomi kerakyatan harus jadi ideologi pembangunan,” katanya.

Pemerintah perlu melindungi rakyat mengingat modal untuk membangun ketahanan pangan juga semakin tipis. Contohnya, lahan perkebunan yang hanya tersisa 9 juta ha saja. Lahan tersebut sebanyak 3 juta ha dimiliki rakyat, 2 juta ha dimiliki BUMN dan 4 juta ha dimiliki swasta BUMN. “Separuhnya itu swasta asing,” katanyam

Tanpa dukungan penuh, bisa jadi Indonesia kembali dijajah asing dalam bentuk lain. Negeri ini menurutnya tidak boleh dibiarkan hanya menjadi tempat penanaman modal asing, sementara rakyat yang membeli produk asing tersebut.

Sumber: http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/ritel/14/03/18/n2mwxl-dukung-produk-pangan-lokal

Pertanianku — Fenomena harga cabai yang melambung tinggi terjadi lagi. Ikatan Pe [...]

Pertanianku — Komoditas perkebunan memiliki kontribusi besar dalam peningkatan e [...]

Pertanianku — Kementerian Pertanian (Kementan) menilai, pupuk menjadi kunci kema [...]

Pertanianku — Beragam jenis tanaman buah biasa dibudidayakan dengan berbagai car [...]

Pertanianku — Cara menyuburkan tanah bisa dilakukan dengan pemberian pupuk. Sela [...]

Pertanianku — Penggunaan bahan alami untuk menyuburkan tanah sudah digunakan sej [...]

Pertanianku — Bagaimana trik agar jagung manis berbuah lebat? Ya, siapa yang tid [...]

Pertanianku — Ada beberapa jenis anggur yang tersebar di seluruh dunia. Salah sa [...]

Pertanianku — Bisnis beternak ayam kampung sangat menjanjikan. Bagaimana tidak? [...]

Pertanianku — Sejak dulu, daun jambu biji dipercaya dapat mengatasi diare. Untuk [...]

RSS Error: WP HTTP Error: cURL error 28: Connection timed out after 10001 milliseconds