Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201
Dorong Mahasiswa Bertani, Mentan Bentuk "Pemuda Tani Indonesia" | binaswadaya.org      

Dorong Mahasiswa Bertani, Mentan Bentuk ”Pemuda Tani Indonesia”

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengumumkan pembentukan organisasi Pemuda Tani Indonesia yang beranggotakan para mahasiswa fakultas pertanian dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Tujuannya ialah untuk menarik minat para mahasiswa pertanian agar mau bekerja di bidang pertanian setelah lulus.

Pembentukan organisasi ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan Mentan akibat minimnya mahasiswa pertanian yang mau terjun di dunia pertanian setelah lulus. Kebanyakan lulusan fakultas pertanian justru bekerja di bank. Pasalnya, pekerjaan di bidang pertanian dianggap kurang menjanjikan.

Ke depan, Amran ingin mayoritas lulusan pertanian mau ‘terjun ke sawah’ untuk meningkatkan produksi pangan nasional. “Kita ingin membentuk Pemuda Tani Indonesia. Tadi mahasiswa pertanian bertanya, kenapa sekarang mahasiswa pertanian jarang mau turun ke sawah. Insya Allah ke depan mau turun ke sawah,” ujar Amran kepada GATRAnews, kemarin.

Para mahasiswa petanian ini akan didorong menjadi wirausaha di bidang pertanian melalui Pemuda Tani Indonesia. Mereka akan dibagi dalam kelompok-kelompok yang dibimbing oleh dosen untuk mengelola lahan-lahan tidur.

Kementerian Pertanian akan memberikan mereka paket bantuan seperti traktor, transplanter, combine harvester, dan sebagainya. “Kita berikan bantuan traktor seperti kepada Gapoktan sekarang. Ini mereka mau berwirausaha semua,” paparnya.

Sekitar 8.500 orang mahasiswa pertanian akan dilibatkan dalam program ini. Pengelolaannya akan dilakukan oleh Kelompok Kerja (Pokja) yang berasal dari mahasiswa dan alumni fakultas pertanian. “Sekarang sudah mulai jalan, cuma inkubatornya yang mahasiswa baru ini harus dikenalkan,” tutur Amran.

Melalui pengelolaan lahan-lahan tidur oleh Pemuda Tani Indonesia, diharapkan indeks pertanaman (IP) dapat meningkat dari hanya 1 kali tanam menjadi 2 atau 3 kali tanam dalam setahun, sehingga produksi pangan bisa berlipat. “Bayangkan matahari yang berputar sia-sia. Jadi jangan membiarkan lahan tidur, petani tidur, alsintan tidur, bank tidur. Membangunkan tidur ini,” pungkasnya.

sumber: http://www.gatra.com/ekonomi-1/makro/144157-dorong-mahasiswa-bertani,-mentan-bentuk-pemuda-tani-indonesia.html

Pertanianku — Salah satu faktor kesukesan dalam beternak ayam ialah pemilihan DO [...]

Pertanianku — Saat ini, lahan pertanian semakin sempit karena banyaknya pendiria [...]

Pertanianku — Olahan daun pepaya terkenal memiliki cita rasa pahit yang kurang d [...]

Pertanianku — Mengupas, mengiris, dan mencuci cabai dalam jumlah banyak bisa mem [...]

Pertanianku — Pengawetan cabai bisa dilakukan agar cabai bisa awet dan tahan lam [...]

Pertanianku — Tanaman hias biasa digunakan untuk mempercantik halaman rumah. Ben [...]

Pertanianku — Pupuk organik yang diolah secara modern diyakini dapat kembali mer [...]

Pertanianku — Kementerian Pertanian (Kementan) mensosialisasikan aplikasi Sistem [...]

Pertanianku — Selain produk pertanian, ekspor sektor peternakan juga menjadi kom [...]

Pertanianku — Pemerintah terus berupaya untuk membangun pertanian di wilayah per [...]

RSS Error: WP HTTP Error: cURL error 28: Connection timed out after 10000 milliseconds