Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201
Desa Majasari di Indramayu Terbaik Tingkat Nasional | binaswadaya.org      

Desa Majasari di Indramayu Terbaik Tingkat Nasional

Desa Majasari, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu berhasil meraih predikat sebagai desa terbaik di Indonesia. Dalam penilaian ketat yang dilakukan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Desa Majasari berhasil menyingkirkan nominasi desa terbaik lainnya di Tanah Air.

“Jabar patut berbangga karena Desa Majasari meraih desa terbaik yang dalam penilaiannya mengalahkan desa dari wilayah lainnya. Penghargaannya diberikan langsung pemerintah pusat melalui Kemendagri,” ujar Kusmayadi kepada wartawan di Gedung Sate, Selasa (16/8).

Dijelaskan Kusmayadi, dalam kategori wilayah penilaian panitia membaginya dalam 4 regional yang terdiri dari wilayah regional 1 yaitu Sumatra, Regional 2 Jawa Bali, Regional 3 Kalimantan dan Sulawesi, regional 4 NTB, NTT dan Papua.

“Jadi desa ini berdasarkan penjaringan dari 4 regional wilayah tersebut sehingga layak sebagai desa terbaik,”kata Kusmayadi.

Kantor_Desa_Majasari

Kantor Desa Majasari

Dalam penilaian Kemendagri, Desa Majasari dinilai berhasil memberdayakan keberadaan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di desa tersebut sehingga mampu menekan angka kemiskinan di desa itu sehingga angka kemiskinan yang tadinya 18 persen menjadi 6 persen dari total penduduk desa tersebut.

Dari total jumlah penduduk Desa Majasari yang berjumlah sebanyak 3.000 orang lebih, sekitar 80 persennya berprofesi sebagai TKI. Namun keberadaan TKI ini ternyata berhasil diberdayakan untuk pembangunan desa oleh sang kepala desa.

“Kepala Desa mengarahkan uang yang diterima para keluarga para TKI itu untuk keperluan produktif seperti membangun usaha dan lainnya, tidak hanya habis untuk kebutuhan konsumtif. Angka warga miskin pun terus berkurang dan masyarakatnya semakin maju,” beber dia.

Lebih lanjut ia mengatakan selain masyarakat miskinnya terus berkurang, sarana infrastruktur juga terbilang maju. Kepala Desa dinilai mampu merangkul semua warga desanya untuk bersama-sama membangun sarana dan insfrastruktur di desa tersebut dengan segala kemampuan warga desanya.

“Istri kuwu (istri kepala desa) di desa itu dulu mantan TKI, jadi mungkin saja ini menjadi inspirasi kuwu desa itu untuk memberdayakan masyarakatnya,” kata Kusmayadi.

Kusmayadi menambahkan, selain sarana infrastruktur yang tebilang maju, dari sisi pendidikan dan penguasaan teknologi pun tidak kalah dengan masyarakat perkotaaan. Bahkan, masyarakat di sana sudah terbiasa menggunakan internet untuk berkomunikasi dengan keluargannya yang menjadi TKI.

“Desa Majasari bisa mengedukasi warganya agar pandai menggunakan internet seperti aplikasi Skype, mereka sudah terbiasa untuk berkomunikasi dengan keluarganya di luar negeri. Tak heran desa ini pun disebut desa yang masyarakatnya dianggap melek teknologi dan informasi,” kata Kusmayadi.

(zam) http://jabar.tribunnews.com

Pertanianku — Saat memakan buah apel, umumnya kita membuang bagian kulit, teruta [...]

Pertanianku — Hari raya Idul Adha identik dengan daging kurban. Biasanya, kita a [...]

Pertanianku — Beragam jenis makanan sehat banyak menjadi asupan pada saat seseor [...]

Pertanianku — Menghilangkan bekas getah pisang pada baju cukup sulit dilakukan. [...]

Pertanianku — Jeruk memiliki keunikan rasa manis dan asam yang membuatnya terasa [...]

Pertanianku — Bawang merah dan cabai merupakan dua jenis tanaman yang bernilai e [...]

Pertanianku — Ayam arab adalah ayam jenis petelur unggul yang banyak diidolakan [...]

Pertanianku — Tanaman bunga kerap dijadikan tanaman penghias pekarangan rumah. N [...]

Pertanianku — Trik menyimpan buah pisang bisa diterapkan agar buah ini bisa disi [...]

Pertanianku — Buah plum digemari karena dipercaya bisa membantu menurunkan berat [...]

RSS Error: WP HTTP Error: cURL error 28: Connection timed out after 10001 milliseconds