Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201
Dari Sampah Menjadi Berkah | binaswadaya.org      

Dari Sampah Menjadi Berkah

Selama hampir satu tahun pendirian 6 bank sampah mampu mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA sebesar 54 ton yang setara dengan 106 juta rupiah. Serah terima ini bukan akhir melainkan awal dari komitmen warga lingkungan bank sampah untuk mewujudkan secara bersama lingkungan yang bersih.

Saat ini di kota besar manapun sampah menjadi masalah utama yang dihadapi pemerintah daerah maupun warga masyarakat. Beberapa persoalan yang dirasakan terkait produksi sampah yang berkelebihan adalah: tinggi biaya pengangkutan sampah dari warga ke TPS, banjir yang disebabkan oleh penumpukan sampah, bau yang tidak sedap karena volume sampah yang cukup besar dan belum tertangani dengan baik. Seain itu bisa merembet ke masalah kesehatan, karena sampah juga menjadi sumber penyakit yang mengancam produktifitas masyarakat.

serah-terima-bank-sampah3Bina Swadaya Konsultan bekerja sama dengan Coca Cola Indonesia melakukan program Bank Sampah di 3 kelurahan yaitu: Kelurahan Susukan Kecamatan Ciracas Jaktim, Kelurahan Mekarsari Kecamatan Cimanggis Depok dan Kelurahan Lenteng Agung Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan. Kegiatan pendampingan ini sudah dilakukan sejak Juni 2014, yang dilakukan oleh pendamping Bina Swadaya.

Menurut nasabah dengan menjadi nasabah Bank Sampah mereka memiliki tabungan, bisa meminjam di kelompok untuk keperluan sehari hari dengan bunga yang rendah, diikutkan dalam pelatihan ketrampilan yang bermanfaat dan juga lingkungan rumah serta sekitar menjadi lebih bersih. Sedangkan bagi pengurus Bank Sampah merasakan antusiasme warga yang tinggi menjadi pendorong untuk meningkatkan pelayanan dan menambah aset Bank Sampah.

Kreatifitas juga muncul dari pengurus dengan melakukan deversifikasi usaha seperti ternak kambing dan menjadi nara sumber bagi pihak lain yang membutuhkan. Pendapat dari aparat kelurahan bahwa dengan adanya Bank Sampah berkontribusi terhadap pengurangan volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan sampah. Sebagai contoh di Kelurahan Susukan terdapat 2 Bank Sampah yaitu BS Anggrek dan BS Damai Syariah. Sampai dengan bulan Mei 2015, sudah mengumpulkan sampah nasabah lebih dari 18 ton, atau senilai dengan 39 juta lebih. Selain itu juga warga yang memiliki ketrampilan dari hasil pelatihan sudah dapat menjual produknya baik melalui pameran atau pemesanan langsung. Jika tertarik dapat menghubungi langsung Bank Sampah atau melalui pendamping BSK untuk pemesanannya.

Kehadiran Bank Sampah ini juga memikat pihak lain untuk tertarik berkontribusi pada pendampingan lanjut, sebagai contoh Universitas Trilogi akan mendampingi pengelolaan pembukuan secara komputerisasi untuk Bank Sampah dan kelurahan Susukan. Sedangkan LPM Universitas Gunadarma akan mendampingi Bank Sampah di Kelurahan Lenteng Agung. Sedangkan produk daur ulang bisa diikutsertakan dalam pameran maupun kios bersama yang dikelola oleh Sudin Kebersihan. Hal yang menarik juga, Bank Sampah ini mengikuti Forum Bank Sampah yang didampingi oleh Sudin Kebersihan, sehingga setelah pendampingan BSK selesai akan ditindaklanjuti oleh dinas terkait maupun pihak kelurahan masing-masing.

Serah terima

Selasa (16/6), Wisma Hijau menjadi lokasi serah terima bank sampah kepada masing – masing pengurus. Wakil ketua pelaksana Coca – Cola Foundation Indonesia (CCFI) Triyono, mengapresiasi hasil produk olahan dari sampah yang mempunyai nilai jual. “Banyak terima kasih kepada tim Bina Swadaya sebagai mitra bank sampah, saya secara pribadi melihat banyak perubahannya. Tentunya perubahan itu tidak lepas dari kepedulian anggota dan pengurus bank sampah”, ucapnya.

Sampah di Jakarta menghasilkan ribuan ton perharinya. Jika dibandingkan dengan hasil yang diperoleh 6 bank sampah tentunya butuh kerja keras bersama. Menurut Triyono, lewat bank sampah, sampah bisa dijadikan sebuah peluang untuk meraih kesempatan bukan membuang kesempatan. “Kita perlu tularkan metode ini kepada teman – teman yang lain”, katanya.

Ketertarikan warga terhadap bank sampah sangat besar. Bank sampah dampingan Bina Swadaya dan CCFI memberikan dorongan positif bagi wilayah lain. Anggota bank sampah juga beri bantuan dampingan untuk membuka bank sampah di RW lain.

Harapan Baru

Pengurus bank sampah mempunyai harapan agar jangkauan bank sampah semakin luas. Dibutuhkan peran serta pihak RT dan RW untuk mengembangkan bank sampah. Penambahan modal juga diupayakan dengan membuka simpanan poko dan wajib dari tabungan nasabah. Tujuan dari kegiatan simpan pinjam adalah membantu nasabah mendapatkan modal usaha.

serah-terima-bank-sampah4Kehadiran Bapak Bambang Ismawan ditengah acara memberikan pandangan dan semangat baru kepada pengurus bank sampah. Melihat produk olahan dari sampah yang dipamerkan, Bapak Bambang Ismawan optimis bisa menghasilkan nilai yang tinggi seperti cinderamata yang khas maupun unik.

Pada akhir kesempatan, Hj Ruskendi, pegiat bank sampah dari Susukan meyampaikan terima kasih kepada Bina Swadaya atas dampingannya selama ini. Sosok yang ramai ini mengaku sangat senang dampingan selama ini menghasilkan baju seragam baru. “Saya sangat bersyukur sekali dan bangga bisa bereseragam coca cola”, ucapnya yang disambut tawa hadirin. Walaupun bergerak layaknya pemulung, Hj Ruskendi berharap bank sampah menjadi berkah untuk masyarakat di lingkungannya. (abr/tak)

serah-terima-bank-sampah2

Pertanianku — Beragam jenis tanaman buah biasa dibudidayakan dengan berbagai car [...]

Pertanianku — Cara menyuburkan tanah bisa dilakukan dengan pemberian pupuk. Sela [...]

Pertanianku — Penggunaan bahan alami untuk menyuburkan tanah sudah digunakan sej [...]

Pertanianku — Bagaimana trik agar jagung manis berbuah lebat? Ya, siapa yang tid [...]

Pertanianku — Ada beberapa jenis anggur yang tersebar di seluruh dunia. Salah sa [...]

Pertanianku — Bisnis beternak ayam kampung sangat menjanjikan. Bagaimana tidak? [...]

Pertanianku — Sejak dulu, daun jambu biji dipercaya dapat mengatasi diare. Untuk [...]

Pertanianku — Apakah Anda ingin memelihara tanaman hias air? Ada banyak jenis ta [...]

Pertanianku — Jenis sapi perah alias sapi penghasil susu ada banyak jenisnya. Sa [...]

Pertanianku — Berbagai cara mengupas mangga bisa dipraktikkan untuk menikmati bu [...]

RSS Error: WP HTTP Error: cURL error 28: Connection timed out after 10001 milliseconds