Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201
Cahyadi, peternak kelinci yang siap sukses | binaswadaya.org      

Cahyadi, peternak kelinci yang siap sukses

Di Tengah Lumbung Padi, Cahyadi Kembangkan Peternakan Kelinci

Indramayu, dikenal sebagai salah satu wilayah lumbung padi nasional. Mayoritas warga di kota mangga ini berprofesi sebagai petani. Namun salah satu warganya yang bernama Cahyadi lebih memilih menekuni peternakan kelinci.

Laki-laki yang tinggal di Desa Panyindangan Wetan  Blok C Sindang ini kepada Trubus.id menceritakan kisah suksesnya bagaimana beternak kelinci di tengah lumbung padi.

Darah bisnis memang mengalir di keluarganya. Orangtuanya sampai sekarang menjadi peternak sapi, kambing dan ikan gurami.

Saat ini, Cahyadi yang berusia 25 tahun ini sengaja memilih ternak kelinci karena perputaran uangnya yang cepat. Ia kini memelihara 50 ekor kelinci. Selain itu ia juga bermitra dengan para peternak di Sindang yang memelihara ratusan kelinci.

Selain kelinci pedaging, Cahyadi juga menyediakan kelinci hias. Beberapa jenis kelinci itu diantaranya Angora giant, Netherlan Dwarf, New Zaeland, Angora, Rex dan lainnya.

Dengan ketekunannya ini, Cahyadi mampu memperoleh keuntungan yang lumayan. Selain mendapatkan keuntungan dari penjualan kelinci, pria ini juga menjadikan urine kelinci untuk pupuk dan pengusir hama tanaman.

Ia bersama komunitasnya, “Indramayu Rabbit Community” sedang rajin menyosialisasikan urine kelinci sebagai pengganti bahan pupuk kimia.

Cahyadi memahami dengan urien kelinci, selain harganya lebih terjangkau, juga lebih ramah lingkungan dan lebih menyehatkan.

Sehari ia mampu mengumpulkan 10 liter urine kelinci. Urin itu langsung dijual ke para petani yang ada di sekitarnya. Harga per liternya mencapai 3000 rupiah. Ia mengaku permintaan petani sangat banyak, namun ia bersama komunitasnya belum mampu memenuhi permintaan tersebut.

Cahyadi, menekuni bisnis sebagai peternak kelinci sejak tiga tahun lalu. Kedepan rencananya ia akan menjadikan Indramayu sebagai tempat wisata kuliner khusus kelinci. Semoga segera terwujud ya.

Sumber: https://preneur.trubus.id

Pertanianku — Cara memberantas rumput liar sebenarnya mudah. Tetapi, jenis gulma [...]

Pertanianku — Apakah Anda salah satu pencinta tanaman kaktus hias? Tanaman yang [...]

Pertanianku — Tanaman hias tak hanya diletakkan di taman ataupun sudut ruang tam [...]

Pertanianku — Bisnis peternakan ayam selalu menjadi incaran peternak pemula. Kin [...]

Pertanianku — Berkebun merupakan kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat untuk [...]

Pertanianku — Hortikultura diartikan sebagai tanaman kebun. Biasanya, tanaman ya [...]

Pertanianku — Ada berbagai cara mengupas kiwi yang bisa Anda lakukan sebelun men [...]

Pertanianku — Proses pematangan mangga seringkali belum sempurna ketika buah ini [...]

Pertanianku — Kolam ikan akan lebih hidup jika ditambahkan dengan tanaman hias a [...]

Pertanianku — Fenomena harga cabai yang melambung tinggi terjadi lagi. Ikatan Pe [...]

RSS Error: WP HTTP Error: cURL error 28: Connection timed out after 10000 milliseconds