Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201
Bina Swadaya Jadi Contoh Bisnis Sosial Bagi Petani di Asia | binaswadaya.org      

Bina Swadaya Jadi Contoh Bisnis Sosial Bagi Petani di Asia

The Asian Partnership for the Development of Human Resources in Rural Asia (Asia-DHRRA) bersama para kelompok tani perwakilan dari negara-negara di ASEAN berkunjung ke Bina Swadaya pada Sabtu, 26 Agustus 2017.

Kunjungan tersebut merupakan rangkaian acara South-South Learning Exchange Visit Empowering Rural People’s Organizations Through Social Enterprise.

Affan Firmansyah dari Bina Desa memaparkan, “Sebelum Bina Swadaya, mereka telah mengunjungi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes) untuk membahas Undang-Undang Desa tentang Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kemudian, mereka juga mengunjungi ASEAN Foundation untuk mendukung ilmu pemberdayaan masyarakat.”

Para peserta mempelajari bisnis sosial yang dijalankan oleh Javara Indigenous Indonesia. Javara yang didirikan Helianti Herman membantu petani untuk mengolah hasil panen mereka jadi produk organik berbasis masyarakat dan mendistribusikannya ke pasar yang lebih luas.

Bina desa dan Asia-DHRRA mengakui bahwa Bambang Ismawan selaku pendiri Bina Swadaya punya perspektif yang berbeda dibanding bisnis sosial lainnya yang ada di Indonesia. Sehingga seluruh kelompok tani yang tergabung dalam acara ini dapat mengaplikasikannya di negara mereka masing-masing.

Dr. Ir. Raffi Paramawati turut membuka kunjungan Bina Desa dan Asia-DHRRA dengan memperkenalkan Bina Swadaya. Beliau memaparkan, “Sebelum menjadi sebuah bisnis sosial, Bina Swadaya bermula sebagai gerakan sosial pancasila. Setelah itu di tahun 1974 berubah menjadi lembaga sosial ekonomi, dan akhirnya di tahun 1999 menjadi sebuah bisnis sosial.”

Lebih lanjut Bambang Ismawan menyatakan, “Setiap desa memiliki keunggulannya masing-masing yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat melalui organisasi gotong royong. Organisasi ini kemudian bersinergi dengan BUMDes sehingga rantai bisnis sosial akan terbentuk dan membangun restorasi desa.” [WO/DF]

sumber:http://preneur.trubus.id

Pertanianku — Beragam jenis makanan sehat banyak menjadi asupan pada saat seseor [...]

Pertanianku — Menghilangkan bekas getah pisang pada baju cukup sulit dilakukan. [...]

Pertanianku — Jeruk memiliki keunikan rasa manis dan asam yang membuatnya terasa [...]

Pertanianku — Bawang merah dan cabai merupakan dua jenis tanaman yang bernilai e [...]

Pertanianku — Ayam arab adalah ayam jenis petelur unggul yang banyak diidolakan [...]

Pertanianku — Tanaman bunga kerap dijadikan tanaman penghias pekarangan rumah. N [...]

Pertanianku — Trik menyimpan buah pisang bisa diterapkan agar buah ini bisa disi [...]

Pertanianku — Buah plum digemari karena dipercaya bisa membantu menurunkan berat [...]

Pertanianku — Biasanya, konsumen menyukai membeli buah yang belum terlalu matang [...]

Pertanianku — Penyakit tular tanah terdiri atas berbagai jenis jamur, bakteri, n [...]

RSS Error: WP HTTP Error: cURL error 28: Connection timed out after 10001 milliseconds