Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201
Alokasi Dana Desa Rp 120 Triliun untuk Tahun 2018 | binaswadaya.org      

Alokasi Dana Desa Rp 120 Triliun untuk Tahun 2018

Pada tahun 2018 mendatang, pemerintah pusat melalui Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) akan mengucurkan dana sebanyak Rp 18 triliun untuk 74.910 desa di seluruh Indonesia.

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Eko Putro Sandjojo mengatakan, penambahan dana desa itu diminta langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk pembangunan infrastruktur dasar di desa.

kemendes

Penambahan dana itu lanjut Eko, cukup signifikan jika dibandingkan pada tahun 2015 sebanyak Rp 20,8 triliun, tahun 2016 sebanyak Rp 46,98 dan tahun 2017 ini sebanyak Rp 60 triliun. Menurut Eko, pemerintah juga ingin dana desa bisa menggerakan ekonomi masyarakat.

”Tahun ini Kementerian Desa, ada empat program unggulannya yakni program unggulan desa atau pro kades dengan tujuannya setiap kepala desa diminta untuk menentukan unggulannya seperti jagung, beras, tebu, pariwisata dan ekonomi kreatif sehingga ada skala ekonominya,” kata Eko kepada sejumlah wartawan Selasa (21/3/2017).

Dengan adanya skala ekonomi terutama sektor pertanian itu lanjutnya, bisa memberikan lapangan kerja lebih dari sektor pertanian dimana ada industri pasca panen. Karena itu, setiap kali kunjungan dirinya ke daerah, ia pun membawa pengusaha yang bergerak di bidang pasca panen dan juga pengusaha yang bergerak di bidang pendidikan dan pelatihan untuk juru rawat.

Karena menurutnya, di NTT masyarakatnya memliki etos kerja yang bagus dan banyak pengusaha yang tertarik untuk buka sekolah pelatihan juru rawat untuk rumah sakit mereka dan mungkin beberapa negara membutuhkan juru rawat seperti Jepang dan Malaysia, sehingga itu memberikan daya ungkit ekonomi.

“Kita juga berharap, dana desa dipakai bukan hanya sebagai sumber pembanguan desa, tapi hanya sebagai daya ungkit saja. Kita harapkan, setiap desa bisa mandiri secara ekonomi dengan membuka badan usaha milik desa (Bumdes),”ucapnya.(K57-12)

Penulis: Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere

Editor: Aprillia Ika

Sumber : http://bisniskeuangan.kompas.com

Pertanianku — Saat memakan buah apel, umumnya kita membuang bagian kulit, teruta [...]

Pertanianku — Hari raya Idul Adha identik dengan daging kurban. Biasanya, kita a [...]

Pertanianku — Beragam jenis makanan sehat banyak menjadi asupan pada saat seseor [...]

Pertanianku — Menghilangkan bekas getah pisang pada baju cukup sulit dilakukan. [...]

Pertanianku — Jeruk memiliki keunikan rasa manis dan asam yang membuatnya terasa [...]

Pertanianku — Bawang merah dan cabai merupakan dua jenis tanaman yang bernilai e [...]

Pertanianku — Ayam arab adalah ayam jenis petelur unggul yang banyak diidolakan [...]

Pertanianku — Tanaman bunga kerap dijadikan tanaman penghias pekarangan rumah. N [...]

Pertanianku — Trik menyimpan buah pisang bisa diterapkan agar buah ini bisa disi [...]

Pertanianku — Buah plum digemari karena dipercaya bisa membantu menurunkan berat [...]

RSS Error: WP HTTP Error: cURL error 28: Connection timed out after 10001 milliseconds