Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: preg_match_all() expects parameter 2 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4894

Warning: strpos() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: mb_substr() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-includes/functions.php on line 4899

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: dirname() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/polylang/modules/wpml/wpml-config.php on line 53

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201

Warning: basename() expects parameter 1 to be string, array given in /home/binaswad0307/public_html/bs3/wp-content/plugins/wp-optimize/wp-optimize.php on line 201
2 Srikandi dari KSP Magelang | binaswadaya.org      

2 Srikandi dari KSP Magelang

KSP Bina Swadaya Magelang membuktikan bahwa dengan 2 orang mereka sanggup melayani sekitar 180 anggota nasabah. Adalah duet maut Ibu Sri Rahayu dan Ibu Retno Hermawati yang sebagian besar waktu hari – harinya habis dijalan dengan motor setianya.

yayuk-retno-kbn-magelang

Ibu Retno dan Ibu Yayuk sang srikandi KSP Bina Swadaya Magelang

Efisiensi
Melihat sejarah KSP Magelang, Tahun 2010 Ibu Yayuk awalnya sempat merasa bingung dengan keputusan Guswil yang harus menjadi Koperasi. Keputusan tersebut membuatnya tidak mempunyai pilihan untuk mengikuti aturan yang ada.

Lokasi Guswil (koperasi) awalnya di daerah Bumirejo. Karena harga sewa rumah terlalu mahal akhirnya Ibu Yayuk memutuskan lakukan efisiensi dengan memindah kantor. “Pada waktu masih jamannya Pak Mugi guswil, pembetukan awal koperasi juga disana. Begitu teman – teman sudah tidak ada kita teruskan untuk pindah kantor lebih kecil supaya efisien”, jelasnya.

Minimalis
Awal 2011 Koperasi Bina Swadaya Magelang resmi menempati lokasi kantor yang baru di komplek pertokoan Metro Square. Luas Kantor tidak begitu luas, didepan 2 meja kerja terletak 1 buah televisi kecil sebagai penghibur ruangan yang diperkirakan sekitar 3 X 5 Meter.

Disela – sela tumpukan berkas, masih tersimpan foto kenangan sejarah saat Ibu Yayuk berkunjung ke Wisma Hijau menghadiri rapat transformasi Guswil menjadi koperasi. Moment itulah yang masih diingat jelas dan membuat perubahan besar dalam bekerja. Jika dulu lakukan dampingan KSM, kini Ibu Yayuk mengelola keuangan membantu masyarakat.

Keanggotaan
Berdasarkan data RAT terakhir tahun 2014, terdaftar 185 orang telah menjadi anggota koperasi Bina Swadaya Magelang. Tidak mudah menjadi anggota koperasi, calon anggota diwajibkan harus nabung 3 bulan lebih dahulu baru bisa melakukan pinjaman. “Prinsipnya tetap harus ada tabungan dulu, biasanya dilihat dari rutinitas menabung”, kata Ibu Yayuk.

Melihat persaingan dengan lembaga keuangan lain yang berani kasih modal, Ibu Yayuk mengandalkan getok tular di masyarakat. Getok tular menurutnya sangat efektif sebagai salah satu cara meningkatkan anggota.

Selain getok tular, beberapa warga bekas binaan guswil juga diajak Ibu Yayuk menjadi angggota koperasi. Saat RAT, Bapak Chosmas sedikit mengingatkan mengenai lambatnya perkembangan anggota. Lambatnya perkembangan anggota lebih karena lebih hati – hati dalam memilih anggota. “Kita memang saking hati – hatinya, sebenarnya yang datang itu banyak cuman langsung pinjam, kita gak berani”, jelasnya.

Perjuangan Ibu Yayuk dan Ibu Hermawati menjaga kondisi kesehatan keuangan koperasi tidak mudah. Prinsip hati – hati selalu jadi nomer satu baginya. Relasi dengan anggota juga semakin kuat, rasa saling percaya dan sama – sama membantu mejadi salah satu yang diandalkan juga saat ini. (nk)

Pertanianku — Bisnis peternakan ayam selalu menjadi incaran peternak pemula. Kin [...]

Pertanianku — Berkebun merupakan kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat untuk [...]

Pertanianku — Hortikultura diartikan sebagai tanaman kebun. Biasanya, tanaman ya [...]

Pertanianku — Ada berbagai cara mengupas kiwi yang bisa Anda lakukan sebelun men [...]

Pertanianku — Proses pematangan mangga seringkali belum sempurna ketika buah ini [...]

Pertanianku — Kolam ikan akan lebih hidup jika ditambahkan dengan tanaman hias a [...]

Pertanianku — Fenomena harga cabai yang melambung tinggi terjadi lagi. Ikatan Pe [...]

Pertanianku — Komoditas perkebunan memiliki kontribusi besar dalam peningkatan e [...]

Pertanianku — Kementerian Pertanian (Kementan) menilai, pupuk menjadi kunci kema [...]

Pertanianku — Beragam jenis tanaman buah biasa dibudidayakan dengan berbagai car [...]

RSS Error: WP HTTP Error: cURL error 28: Connection timed out after 10001 milliseconds