Cabai Carvi Agrihorti: Tahan Virus Lebih Pedas

Berdasarkan data Badan Pusat Statitik (BPS) pada akhir 2016, luas areal pertanaman cabai merah besar mencapai 123.404 hektar. Dari luas areal tanam itu menghasilkan 1.045.587 ton cabai merah besar. Artinya, produktivitas cabai merah besar rata-rata 8,47 ton/ha. Produktivitas cabai itu masih sangat rendah jika dibandingkan dengan potensi hasilnya yang dapat Powered by WPeMatico

Eceng Gondok untuk Selada

Seprita Lidar dan R Kalista dari Fakultas Pertanian Universitas Lancang Kuning Pekanbaru, Riau, membuktikan eceng gondok meningkatkan produksi selada.  Periset memberikan bokasi eceng gondok beragam perlakuan pada tanaman selada, 500 gram/m², hingga 2.000 gram/m². Pada hari ke-28 periset memanen selada. Pemberian bokasi eceng gondok 2.000 gram/m² memberikan pengaruh paling baik, Powered by WPeMatico

Daun Pepaya Musuh Kutu

Serangan kutu daun menurunkan produksi kacang panjang hingga 30%. Untuk mengatasi serangan Aphis craccivora itu gunakan saja daun pepaya. Handi Setiawan dan Anak Agung Oka dari Jurusan Pendidikan Biologi  Universitas Muhammadiyah Metro membuktikan daun pepaya memicu mortalitas kutu. Mereka menghaluskan, mengendapkan selama 24 jam, lalu menyemprotkan pada kutu. Handi juga Powered by WPeMatico

Faldi Adisajana

Penyerapan anak muda dibawah umur 30 tahun diharapkan banyak masuk ke sektor pertanian dibandingkan sektor industri. Hal tersebut disampaikan Bayu Krisnamurthi, sebagai alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) juga selaku pengamat pertanian, Sabtu (28/10), dalam acara diskusi bertajuk ‘Jadi Petani Itu Keren!’, di IPB Internationan Convetion Center, Bogor. Pebisnis kokedama Powered by WPeMatico

launching dan workshop inspirasi paper flower

Acara launching dan workshop buku berjudul Inspirasi Paper Flower yang berlangsung pada hari Minggu, 26/12/2017 di Gramedia Harapan Indah berjalan dengan lancar. Dengan membaca buku ini beragam kreasi bunga menawan bisa Anda buat. Bunga hits dari bahan kertas. Kreasinya yang menawan menjadikan kerajinan ini banyak diminati. Tak hanya untuk acara ulang tahun, keluarga, bahkan acara-acara…

Destario Metusala

Cinta membuat Destario Metusala berjuang sekuat tenaga untuk menjumpai “sang kekasih” di habitat aslinya. Sang kekasih itu bernama anggrek. Celakanya acap kali tak mudah untuk menjumpai anggrek. Bahkan kerap kali ia mesti menyabung nyawa. Lihat saja perjalanan ke Siberut, Provinsi  Sumatera Barat, untuk mendata anggrek sekaligus mengambil sampel untuk melengkapi Powered by WPeMatico