Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

PT Siemens Indonesia membidik pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) di beberapa kota di Indonesia, demikian disampaikan Direktur Industri Mesin Kementerian Perindustrian Zakiyudin.

“Siemens ini sudah berpikir untuk masuk area PLTSa. Mereka mulai melakukan komunikasi dengan kantor Kemenko Perekonomian dan pemerintah daerah,” kata Zaki di Jakarta, Selasa.

Direktur Industri Mesin Kementerian Perindustrian Zakiyudin

Zaki menyampaikan hal tersebut saat ditemui usai mendampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bertemu CEO Siemens Indonesia Prakash Chandran di Jakarta.

Menurut Zaki, perusahaan asal Jerman tersebut memiliki teknologi untuk mengubah sampah menjadi energi listrik yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia.

“Siemens ini punya teknologinya. Dalam waktu dekat, mereka akan bicara lebih banyak dengan pemerintah daerah,” pungkas Zaki.

“Nanti bisa dilihat di proyek strategis nasional. Ada delapan kota yang akan menerapkan PLTSa,” Menurut Zaki. Pembangunan PLTSa akan dilakukan di delapan kota di Indonesia, karena persoalan sampah yang kerap terjadi di kota-kota besar di Indonesia.

Sumber: https://www.antaranews.com

Pertanianku — Delapan negara anggota Badan Pangan dan Pertanian Perserikatan Ban [...]

Pertanianku — Ada beragam pendapat mengenai penggunaan probiotik untuk ternak ay [...]

Pertanianku — Ada banyak sekali jenis buah berkadar vitamin C tinggi, salah satu [...]

Pertanianku — Pada September lalu, Australia digegerkan dengan kasus temuan jaru [...]

Pertanianku — Kementerian Pertanian (Kementan) bergerak cepat dalam memfasilitas [...]

Pertanianku — Dekan Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM), Ali Agus [...]

Pertanianku — Biji lada yang telah dipisahkan dari lapisan kulit dan daging buah [...]

Pertanianku — Unsur hara sangatlah diperlukan oleh tumbuhan karena unsur hara da [...]

Pertanianku — Kangkung merupakan jenis sayuran yang cukup populer di Indonesia. [...]

Pertanianku — Kasus sapi lumpuh mendadak banyak dikeluhkan peternak di Kampung T [...]

RSS Error: WP HTTP Error: cURL error 28: Connection timed out after 10001 milliseconds