Profil Kemandirian

Penyerahan Gold Winner Awards 2018 di Jakarta

Penyerahan Gold Winner  Global Business Dan Interfaith Awards 2018 dari Korea kepada Bambang Ismawan di Jakarta Bambang Ismawan dari Bina Swadaya, pemenang Gold Winner untuk katagori Partnership and Collective Action.  Haidar Bagir Presiden Direktur dari Mizan Group meraih Silver Winner katagori Core Business, dan Sumartono Hadinoto, pemilik CANDI memperoleh Bronz Winner katagori  Advocacy & Public Policy Engagement dalam acara dua tahunan

Read more
Cahyadi, peternak kelinci yang siap sukses

Di Tengah Lumbung Padi, Cahyadi Kembangkan Peternakan Kelinci Indramayu, dikenal sebagai salah satu wilayah lumbung padi nasional. Mayoritas warga di kota mangga ini berprofesi sebagai petani. Namun salah satu warganya yang bernama Cahyadi lebih memilih menekuni peternakan kelinci. Laki-laki yang tinggal di Desa Panyindangan Wetan  Blok C Sindang ini kepada Trubus.id menceritakan kisah suksesnya bagaimana beternak kelinci di tengah lumbung padi.

Read more
BUM Desa Bisa Belajar Mengolah Sampah dari Swedia

Bank sampah memang bukan isu baru dan sama sekali bukan hal baru, tetapi sampah adalah persoalan yang tiap hari datang dan datang lagi. Sebagai salahsatu kandidat unit usaha yang dilirik BUMDesa di banyak tempat, ada baiknya desa-desa belajar dari negeri Swedia. Swedia adalah negara yang justru kekurangan sampah. Ya, negeri ini dikenal sangat maju dalam hal mengolah sampah. Seluruh sampah di negeri itu bahkan ludes diolah dengan kecanggihan teknologi

Read more
Ibu Piah Berhasil Mandiri Berkat Usaha Jahit

Ibu Piah, wanita kelahiran Gresik tahun 1962 ini semenjak ditinggal suaminya wafat pada tahun 2004 mulai membangun usaha  menjahit kerudung untuk memenuhi kebutuhan hidup 4 orang anaknya. Semangatnya kembali muncul di tahun 2010 berkat kehadiran Bina Swadaya melalui dampingan dari BPR Kebomas Gresik dengan memberikan modal tanpa agunan sebesar Rp. 500 ribu saat melakukan pinjaman pertama. Menjahit kerudung menjadi pilihan utama usaha wanita 55

Read more
Presiden: “..ada hal yang lebih besar nilainya yakni brand value”

Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sudah membangun usaha di bidang furnitur selama 27 tahun dan sekarang masih hidup mengaku sempat shock saat mengetahui ternyata anaknya yang pertama justru lebih tertarik untuk berjualan martabak. “Anak saya pertama datang ke saya, `Pak saya mau jualan martabak`. Ini (usaha) sudah gede tinggal diurusin, saya shock juga waduh jualan martabak,” kata Presiden Jokowi saat menjadi pembicara kunci pada acara Entrepreneurs

Read more
Soraya Cassandra, Petani Muda dari Kota

Menjadi orang kantoran dengan gaji besar tidak selalu menarik buat sebagian anak muda zaman sekarang. Buktinya, ada sebagian anak muda yang rela meninggalkan kehidupan nyaman secara finansial demi mengejar mimpi pribadi: menjadi petani. Apa yang mereka cari? Siti Soraya Cassandra (29), sarjana psikologi lulusan University of Queensland, Australia, dan Universitas Indonesia, begitu antusias ketika berbagi pengetahuan tentang berkebun kepada sekelompok

Read more
Siyam Sumartini : Mengelola Sampah Kekinian

"Sampah yang dulu lain dengan sekarang. Dulu dibuang, sekarang jadi uang. Dulu, dulu, dulu jadi masalah. Sekarang bisa jadi berkah". Itulah cuplikan syair lagu berjudul "Sampah Masa Kini" ciptaan Siyam Sumartini. Lagu itu merepresentasikan pemikiran Siyam tentang kondisi sampah yang kini bisa bermanfaat bagi masyarakat. Bertahun-tahun tinggal berdampingan dengan tempat pembuangan akhir sampah Kota Madiun membuat perempuan 50 tahun itu jengah. Tumpukan

Read more
Adang Muhidin: Membawa Bambu ke Pentas Dunia

Bambu kerap mendapat stigma sebagai tanaman kampung. Dibiarkan tumbuh sembarangan dan tidak dimanfaatkan. Di tangan Adang Muhidin (43), bambu jadi kreasi produk bernilai puluhan juta rupiah sekaligus membanggakan Indonesia. Suatu siang di akhir Juli, Adang tampak penuh semangat. Tapak kakinya memenuhi halaman Cimahi Technopark, Kota Cimahi, Jawa Barat. Sengatan terik matahari tak menyurutkannya mondar-mandir memantau para pekerja membuat puluhan

Read more
Anak Pemecah Batu Menggapai Mimpi Kuliah di UGM

Vera Juniati tak bisa menyembunyikan kegembiraan tatkala mengetahui dirinya dinyatakan lolos masuk Jurusan Kimia FMIPA UGM. Dia pun langsung berlari keluar kamar mencari kedua orang tuanya untuk menyampaikan kabar gembira itu. Sutarmi (62) sontak mendekap anaknya. Perasaan bahagia bercampur haru memenuhi hati wanita yang telah memasuki usia lanjut ini. “Kaget, tidak percaya rasanya anak bisa kuliah, tetapi juga bingung, bagaimana untuk biaya selama

Read more
Menjadi Majikan bagi Diri Sendiri

Menerabas keterbatasan sebagai penyandang disabilitas, Sulaeman (54) gigih mengembangkan kerajinan kulit sapi dan ikan pari di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Ia juga mengajak orang-orang serupa dengan dirinya untuk bekerja dan menjadi wirausaha mandiri. "Saya mendorong mereka untuk dapat membangun usaha sendiri, merekrut rekan-rekan difabel lainnya, dan menularkan semangat kemandirian," kata Sulaeman saat ditemui akhir April lalu. Lelaki itu

Read more
Armin Salassa: Maju Bersama Petani

Saat kembali ke desanya di Salassae, Bulukumba, Sulawesi Selatan, lima tahun lalu, Armin Salassa risau mendapati banyak pemuda dan petani meninggalkan desa. Mereka lebih senang merantau dan menjadi TKI ketimbang mengurusi sawah. Padahal, Salassae sejak dahulu merupakan daerah pertanian. Kerisauannya makin menjadi saat ia mengetahui makin banyak pemuda yang tak lagi tertarik jadi petani. Bapak dua anak ini pun akhirnya memutuskan kembali menetap di

Read more
Hendro dan Wida : Berbagi untuk Fakir Miskin

Hampir setiap hari ada makanan dan minuman yang terbuang percuma. Makanan berlebih itu bisa berasal dari rumah atau perusahaan makanan dan minuman. Kondisi ini memotivasi Hendro Utomo dan Wida Septarina Wijayanti. Mereka mengumpulkan makanan dan minuman layak dikonsumsi yang belum kedaluwarsa, lalu membagikannya kepada fakir miskin yang membutuhkannya. Bersama beberapa teman, selama dua tahun terakhir suami-istri tersebut mengetuk hati perseorangan

Read more
Sri Wahyuni: Berbagi Lewat Eceng Gondok

Berkat kreativitas Sri Wahyuni (43), kerajinan eceng gondok dikenal hingga mancanegara. Tidak hanya memanggungkan kerajinan lokal Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sri juga berhasil menumbuhkan rasa cinta kaum muda pada produk dalam negeri. Sri bersama suami, Haryono (42), mulai merintis bisnis kerajinan eceng gondok pada awal 2000. Usaha yang diberi nama Abi Citra Kusuma itu memproduksi aneka jenis barang, seperti tas, sandal, sepatu, tempat tisu,

Read more

Pertanianku — Polemik impor beras terulang kembali. Kali ini, pemicunya adalah p [...]

Pertanianku — Penanganan batu ginjal ternyata bisa menggunakan rebung bambu kuni [...]

Pertanianku — Di Festival Kuliner Indonesia di Seoul, rendang dan udang bumbu ba [...]

Pertanianku — Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Peternakan dan Kes [...]

Pertanianku — Belasan kambing mati misterius di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Is [...]

Pertanianku — Tahukah Anda? Kulit telur ayam ternyata banyak manfaatnya, termasu [...]

Pertanianku — Di beberapa negara tropis, ikan kerapu (groupers) sudah mulai dibu [...]

Pertanianku — Jeruk nipis dikenal sebagai buah dengan rasa asam yang memiliki ba [...]

Pertanianku — Pernahkah Anda mencoba bahan lalapan yang berasal dari laut? Bahan [...]

Pertanianku — Kedelai merupakan salah satu bahan baku paling penting dalam pembu [...]

RSS Error: WP HTTP Error: cURL error 28: Connection timed out after 10000 milliseconds